Terkini.id, Solo – Perihal aksi terorisme dianggap terlalu berlebihan terhadap pelaku penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.
Dilansir dari Okezone.com, Jumat, 11 Oktober 2019, Endro Sudarsono selaku Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengatakan, cukup berlebihan jika apa yang terjadi pada Wiranto dikaitkan dengan tindak pidana terorisme.
Menurutnya, kasus ini lebih tepat masuk dalam kategori tindak pidana umum berupa dugaan penganiayaan bersama-sama atau individual yang berakibat luka berat atau ringan.
Ia juga menambahkan, untuk mengklarifikasi dan mengakhiri polemik apakah Wiranto ikut menjadi korban luka atau tidak, ada baiknya dokter terkait dapat menjelaskannya.
Sebagaimana diketahui, Menko Polhukam yang baru turun dari mobilnya langsung diserang pelaku dengan pisau hingga mengalami dua luka tusukan, saat melakukan kunjungan kerja di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019.
- Pemberdayaan Perempuan Dimulai dari Mengenali Diri, Ini Misi Rezki Radhiya Usman sebagai Personal Power Coach
- Kontraktor Pemkab Lutim Arlan Tersangka Kasus Penipuan Rp280 Juta
- Halal Bihalal KMB Sulsel, Teguhkan Nilai "Maja Labo Dahu" di Perantauan
- Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
- Semangat Kartini, PERWANTI Gelar Donor Darah, 167 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan
Selain itu, Ajudan Wiranto, Fuad dan Kapolsek Menes Kompol Daryanto ikut terluka karena ditikam oleh pelaku.
Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan pelaku Abu Rara dan istrinya merupakan bagian dari jaringan JAD, yang sudah dibubarkan oleh pemerintah karena berafiliasi ke ISIS.
Sementara itu, operasi pemotongan usus halus sepanjang 40 sentimeter harus dijalani oleh Wiranto akibat tusukan dari pelaku.
Tenaga Ahli Menko Polhukam, Agus Zaini dalam keterangan tertulisnya menyatakan, pascaoperasi kondisi Wiranto membaik meski harus tetap menjalani perawatan. Namun sejak menjalani perawatan kemarin, pihak dokter dan Kepala RSPAD Gatot Soebroto,Terawan Agus Putranto belum memberikan keterangan pers terkait kondisi lebih detail mantan Panglima TNI tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
