Terkini, Makassar – Menurut WHO, Kekerasan terhadap anak adalah suatu tindakan penganiayaan atau perlakuan salah pada anak dalam bentuk menyakiti fisik, emosional, seksual, melalaikan pengasuhan dan eksploitasi untuk kepentingan komersial yang secara nyata atau pun tidak, dapat membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup, martabat atau perkembangannya.
Salah satu jenis kekerasan yang sering terjadi yakni cyberbullying. Cyberbullying adalah jenis tindakan bullying di dunia maya yang ditujukan untuk mengucilkan dan melukai seseorang.
Meskipun tidak dilakukan secara tatap muka, cyberbullying dapat berdampak serius pada kesehatan mental korbannya.
Nah, Kasus Audrey menggambarkan bentuk kekerasan fisik dan psikologis yang terjadi di lingkungan remaja.
Kekerasan semacam ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk konflik pribadi, pengaruh media sosial, dan kurangnya pengawasan serta pendidikan tentang dampak kekerasan.
- Four Points Makassar Sajikan Beragam Menu Dimsum Lezat untuk Pecinta Kuliner Asia
- Scoopy Night Culture Siap Ramaikan Night Ride Komunitas Honda di Makassar
- 1 Orang Pelaku Penganiayaan Diamankan Polres Jeneponto, Keluarga Korban, Hukum Harus Tegas, Jangan Ada Keringanan
- Manjakan Lidah di Myko Cafe: Dari Sensasi 'Dirty Series' hingga Mewahnya Ravioli Mango Bliss
- HondaJagoanku Bagi Tiket Gratis PSM vs Persib, Begini Cara Ikutnya
Kasus ini juga menunjukkan bagaimana tekanan sosial dan ketidakmampuan menyelesaikan konflik secara sehat dapat berujung pada tindakan kekerasan yang ekstrem.
Kasus Audrey ini juga menunjukkan bagaimana bully di medsos dapat berlanjut ke perkelahian fisik.
Perkelahian ini menunjukkan bagaimana kekerasan dapat terjadi di luar lingkungan sekolah, tetapi masih terkait dengan interaksi siswa di medsos.
Temuan Kasus
Pontianak (April 2019) – Pada April 2019, kasus kekerasan terhadap seorang siswi SMP bernama Audrey di Pontianak, Kalimantan Barat, mengejutkan banyak pihak.
Audrey mengalami kekerasan fisik dan psikologis dari beberapa siswi SMA. Ia dipukuli, ditendang, dan ditarik rambutnya, yang menyebabkan luka fisik dan trauma psikologis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
