Kebakaran 10 Jam di Kejaksaan Agung, Bagaimana Nasib Berkas Perkara dan Barang Bukti?

Kebakaran di kejaksaan Agung RI. (Kompas.com )

Terkini.id, Jakarta – Kebakaran hebat melanda kantor Kejaksaan Agung, Jakarta. Kebakaran tersebut baru bisa padam dalam 7 jam kemudian.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan, meskipun dilanda kenakaran hebat, tak ada berkas perkara dan alat bukti yang terbakar di Gedung Kejaksaan Agung tersebut.

“Yang terpenting adalah berkas-berkas perkara tidak ada di sini,” ujar Burhanuddin saat ditemui di lokasi, Sabtu 22 Agustus malam kepada wartawan.

Dia menambahkan juga, tak ada alat bukti persidangan yang terbakar. Menurut Burhanuddin, gedung yang terbakar adalah biro kepegawaian, biro keuangan, dan biro perencanaan. “Di lokasi kebakaran tidak ada orang. Hari ini libur dan tak ada aktivitas,” ujar dia.

Gedung Kejaksaan Agung mengalami kebakaran hebat selama 11 jam. Pihak pemadam kebakaran hingga pagi ini menyampaikan sudah selesai memadamkan api.

Menarik untuk Anda:

“Proses pendinginan untuk pagi hari ini,” terang Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Mulat Wijayanto, dalam keterangannya, Minggu 23 Agustus 2020.

Mulat mengatakan kondisi saat ini Gedung Kejaksaan Agung habis terbakar. Menurutnya api merambat ke seluruh gedung sekitar pukul 00.50 WIB dan 02.00 WIB.

“Seluruh gedung sudah habis terbakar,” ucapnya dikutip dari detikcom.

“Perambatan besar kembali di pukul 00.50 dan 02.00 malam dini hari tadi dan mejalar ke seluruh area gedung,” lanjut dia.

Kebakaran terjadi sejak pukul 19.10 WIB, Sabtu (22 Agustus 2020. Jika diakumulasikan, Gedung Kejaksaan Agung sudah terbakar lebih dari 11 jam.

Berdasarkan informasi yang didapat, api berawal dari Gedung Kepegawaian Kejaksaan Agung. Kemudian api merambat hingga membakar ruangan Jaksa Agung, dan sejumlah petinggi Kejaksaan Agung lainnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menlu AS Mik Pompoeo Dukung Trump Tolak Kemenangan Biden dalam Pilpres

Presiden Berhentikan Menteri Mark Esper, Ini Penggantinya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar