Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tengah mengunjungi lokasi kebakaran di Jalan Muh Tahir, Kompleks Lepping, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Danny menyebut ada 110 rumah yang terbakar dengan 200 Kartu Keluarga. Ia mengatakan kebakaran tersebut merupakan paling besar dalam beberapa tahun terakhir.
“Rumah 110, 200 KK, dan 400 orang yang menjadi korban. Ini adalah kebakaran paling besar selama ini, semoga ini terakhir,” kata Danny, Rabu, 11 Agustus 2021.
Pemerintah kota, kata dia, hendak memastikan hal-hal dasar korban kebakaran terpenuhi. Selain, itu memastikan kelanjutan kehidupan korban usai kebakaran.
“Bantuan yang paling mendesak seperti makan minum, dan pengungsian saya cek. Pakaian-pakaian bekas, mereka minta beberapa kebutuhan seperti dapur umum, sudah siap,” ujarnya.
- Gubernur Sulsel Bantu Warga Korban Kebakaran di Bua Luwu Bangun Kembali Rumahnya
- DPD PSI Wajo Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaraan di Kota Sengkang
- Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan untu Korban Kebakaran di Jalan Baji Dakka Makassar
- 200 KK dan 48 Rumah Korban Kebakaran di Sorowako, Gubernur Sulsel Bantu 1 Miliar
- Polisi Amankan Pelaku Pembakaran Rumah yang Menewaskan Wanita 65 Tahun di Makassar, Ini Motifnya
Selain kebutuhan makan minum, Danny mengatakan kebutuhan kebersihan juga mendesak untuk segera dilakukan.
“Besok akan dibersihkan sama kecamatan dan kelurahan. Ini sudah masuk musim kemarau, risiko kebakaran cukup tinggi. Angin kencang juga. Saya berharap IRT terus waspada mematikan kompor,” kata dia.
Kedatangannya di lokasi, kata Danny, untuk menyemangati masyarakat. Di sisi lain, Danny mengaku bersyukur lantaran tidak ada korban jiwa.
“Kalau soal harta, Allah akan menggantikan yang lebih baik,” tukasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
