Terkini.id,AS – Pesan internal karyawan Boeing 737 Max tak sengaja bocor sehingga mengungkap rahasia perusahaan pabrikan pesawat tersebut ke publik.
Diberitakan oleh Kompas.com pada Minggu, 12 Januari 2020 bahwa pesan-pesan tersebut dikirim pada kisaran tahun 2015 hingga 2018.
Beberapa diantara karyawan tersebut adalah mantan pilot senior Boeing, Mark Forkmer dan pilot teknis, Patrick Gustavvson.
Boeing 737 Max dalam salah satu pesan disebutkan memiliki kelemahan pada beberapa sistemnya sehingga beresiko tinggi jika diterbangkan. Selain itu juga disebutkan bahwa proyek Boeing 737 Max yang dikerjakan dibawah standar memiliki resiko kecelakaan fatal.
Salah satu pesan yang dikirim pada bulan April 2017 menyoroti teknologi Boeing 737 Max. “Pesawat ini dirancang oleh badut dan diawasi oleh monyet,” sebutnya.
- Pegadaian Kanwil VI Makassar Bukukan Omset Rp20,19 Triliun hingga April 2026
- Target Pelaku Pencurian HP, Tim Pegasus Polres Jeneponto Ringkus 2 Orang Terduga Pengedar Sabu
- Pantai Indah Bosowa Gelar Program "Jumat Ceria" Bersama Anak-Anak Panti Asuhan
- Belum Ada Jadwal Pasti Musda Golkar Sulsel Ke-11, Panitia Terus Matangkan Persiapan
- Satu-satunya di Luar Jawa, Makassar Sabet Paritrana Award Berkat Program Makassar Berjasa
Salah satu karyawan dalam pesan yang ia kirim pada tahun 2018 menyampaikan perasaan berdosa dan merasa belum mendapat pengampunan tuhan atas pekerjaannya tersebut.
Sertifikasi Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat dalam menanggapi polemik tersebut menyatakan bahwa Boeing 737 Max aman untuk melakukan penerbangan.
Sementara salah seorang politisi AS menyampaikan bahwa pesan tersebut sangat mengganggu dan mengindikasikan adanya usaha merahasiakan kelemahan pada Boeing 737 Max.
Jenis pesawat tersebut setidaknya telah mengalami dua kali kecelakaan, yakni Lion Air pada 2018 di Indonesia dan Ethiopia Airlines pada 2019. Total korban dari kedua kecelakaan tersebut mencapai 346 jiwa.
Elemen baru dalam kontrol penerbangan otomatis yang dikenal dengan sebutan MCAS disebut-sebut sebagai salah satu penyebab kecelakaan.
Hingga saat ini, terdapat pemesanan sebanyak 5.000 unit pesawat Boeing 737 Max oleh berbagai maskapai penerbangan di dunia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
