Kekurangan APD, Petugas Medis di Kendari Hanya Pakai Jas Hujan dan Lakban

Kekurangan APD, Petugas Medis di Kendari Hanya Pakai Jas Hujan dan Lakban

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Kendari – Merebaknya virus corona atau COVID-19 di Indonesia membuat para petugas medis menjadi garda terdepan sehingga diperlukan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mereka.

Namun sayangnya, hingga saat ini beberapa rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia masih kekurangan APD sebagai perlengkapan penunjang tim medisnya untuk bekerja melawan virus corona.

Kekurangan itu pula yang terlihat lewat sebuah video yang saat ini tengah viral di media sosial, Senin, 23 Maret 2020.

Dalam video itu, tampak beberapa petugas medis hanya mengenakan jas hujan dan lakban sebagai pengganti APD saat menangani pasien terduga corona.

Menurut informasi yang beredar, peristiwa dalam video tersebut terjadi di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 21 Maret 2020, lalu.

Baca Juga

Dalam video berdurasi 33 detik itu, terlihat 6 petugas medis sedang mengangkat pasien terduga suspect corona keluar dari sebuah rumah.

Keenam petugas medis tersebut hanya mengenakan jas hujan yang dilakban di sekitar tangan dan kaki mereka, serta masker untuk menutup hidung dan mulut.

Pakaian tersebut mereka kenakan lantaran diduga pihak rumah sakit di daerah tersebut kekurangan APD.

Tiga dari keenam petugas tersebut mengenakan jas hujan berwarna biru gelap.

Sementara 2 petugas lainnya mengenakan jas hujan berwarna putih dan satu orang memakai jas hujan merah.

Dua petugas yang mengenakan jas hujan putih itu tampak menenteng cairan disinfektan di pundaknya.

Dalam cuplikan terakhir di video itu, tampak pasien terduga suspect corona tersebut diangkut dengan mobil Ambulans.

Diketahui, saat ini Pemerintah RI telah memesan ratusan ribu APD dari China untuk dipergunakan para petugas medis di seluruh wilayah di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Senin hari ini, 23 Maret 2020, APD tersebut telah tiba di Tanah Air dan akan didistribusikan di seluruh rumah sakit di Indonesia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.