Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Ditjen Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah tuduhan sejumlah pihak soal peranan mafia dalam dinamika penetapan tarif pemeriksaanscreeningvirus corona (covid-19) menggunakan metodeReal Time Polymerase Chain Reaction(RT-PCR) di Indonesia.
Alat Pelindung Diri (APD) menjadi perlengkapan yang selalu harus disiapkan di masa pandemi. Apalagi, mereka yang bekerja di sektor yang rentan terkena covid-19, seperti
- Di tengah kasus pandemi covid-19 yang juga belum berakhir, Tim Andi Nirawati (Anir) Peduli terus membantu para petugas medis dalam menyembuhkan pasien yang
19 di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) yang saat ini dilakukan di Kabupaten Gowa. APD tersebut diserahkan langsung Koordinator
Seorang netizen dengan nama akun Ikancupang atau @skidipapap95 yanh diduga merupakan penjual APD meminta orang-orang agar tak mendoakan wabah Covid-19 segera berakhir.
Beredar postingan seorang netizen yang meminta agar orang-orang tak mendoakan wabah Covid berhenti lantaran ia mendapat penghasilan uang dari hasil penjualan Alat Pelindung Diri atau APD.
Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham serahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas se kabupatenJeneponto dan juga Rumah Sakit Jeneponto.
Mendorong kepedulian dari internal perusahaan, Telkomsel telah menggalang dana yang dikumpulkan secara sukarela dari donasi karyawan dan jajaran Direksi Telkomsel.
Perjuangan tenaga medis dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19 sudah selayaknya mendapat apresiasi dan penghormatan, sebagai pahlawan di masa pandemi ini.