Keluhkan Harga Tes PCR Indonesia, Refrizal: Mahal Banget, Mundur Ajalah Pak!

Keluhkan Harga Tes PCR Indonesia, Refrizal: Mahal Banget, Mundur Ajalah Pak!

Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI fraksi PKS, Refrizal menanggapi polemik tentang harga Tes polymerase chain reaction (PCR) yang dinilai sangat mahal.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar harga tes PCR diturunkan dari yang tadinya menembus angka Rp900 ribu, menjadi kisaran Rp450-550 ribu.

Jokowi mengaku telah berbicara dengan Menteri Kesehatan untuk meminta agar biaya tes PCR bisa diturunkan.

“Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara Rp 450.000 sampai Rp 550.000,” ucap Jokowi dikutip terkini.id, dari detik, Senin, 16 Agustus 2021.

Kendati demikian, permintaan Jokowi untuk menurunkan harga tes PCR ke kisaran Rp450-550 ribu masih dinilai cukup mahal.

Baca Juga

Menurut Refrizal, harga tes PCR yang ada di Indoensia 10 kali lipat lebih mahal daripada harga di India.

“PCR di Indonesia mahal bangat. 10 kali klipat dibandingkan dengan PCR di India? Terlalu kau! Mundur ajalah pak,” cuit Refrizal melalui akun Twitternya.

Sebagai informasi, pemerintahan India menetapkan harga tes PCR senilai 500 rupee atau sekitar Rp96 ribu.

Adapun Kedubes India untuk Indonesia membeberkan alasan mengapa harga tes PCR di negara tersebut sangat murah.

“Tidak ada alasan khusus selain bahwa pemerintah telah membatasi agar harga tetap terjangkau,” ujarnya.

“Pemerintah juga fokus pada peningkatan kapasitas dan kemampuan pengujian di India terlebih setelah gelombang kedua pandemi,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.