Terkini.id, Jakarta – Mantan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain atau akrab disapa Ustadz Tengku Zul kembali menyerang Abu Janda lantaran pegiat media sosial itu menyebut cuitannya terkait Islam arogan merespons kicauan Tengku Zul.
Tengku Zul mengungkapkan bahwa Abu Janda tidak hanya sekedar merespons cuitannya soal Islam arogan melainkan juga dengan tegas menyebut pemakaian kebaya adalah bagian dari murtad.
“Abu Janda bukan hanya merespon cuitan saya tentang Islam Arogan. Dalam cuitan kepada saudara Awemany ini dia tetap menegaskan bahwa Islam memang Arogan,” kata Tengku Zul lewat kicauannya di Twitter, Senin 1 Februari 2021.
“Bahkan menegaskan kata kata KEBAYA MURTAD,” tambahnya.
Menurutnya, alasan Abu Janda menyebut Islam arogan karena merespons cuitan Tengku Zul adalah alasan yang tidak jujur.
- Siapkan Tenaga Kerja Unggul, Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi, Tekankan Kualitas SDM Kunci Kesejahteraan
- Gakkum Kehutanan Ungkap Aksi Perambahan Hutan Lindung di Luwu Timur, Dua Orang Diamankan
- Di Sungai Mataparallu, Jejak Kokoh Perjuangan TNI Membangun Jembatan Penghubung Desa Samataring dan Lurah Tolo Timur
- Laptop AI Makin Ringkas, Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Siap Dukung Kreativitas
- Rapat Paripurna DPRD Sulsel, PPP Pertanyakan Hilangnya Potensi Pendapatan Rp1 Triliun
“Sudah keadaan begini saja dia tidak jujur. Masih ngeles sana sini. Semoga hukum tegak,” ungkap Tengku Zulkarnain.
Pada cuitan lainnya, Tengku Zul juga mengungkit kembali kicauan Abu Janda yang menyebut cadar adalah simbol muslimah yang rela dipoligami dan simbol penindasan pemikiran.
Tengku Zul pun membagikan cuitan pria bernama lengkap Permadi Arya itu yang menyinggung soal cadar tersebut.
Dalam cuitan pria bernama lengkap Permadi Arya itu, tertulis Abu Janda menyebut cadar sebagai simbol muslimah yang rela dipoligami.
“Tapi kan cadar itu simbolis dari muslimah yang rela dipoligami. 1 paket tak terpisahkan Gus,” demikian cuitan Abu Janda yang dibagikan Tengku Zul tersebut.
Hal itu disampaikan Abu Janda kepada tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Husein atau akrab disapa Gus Nadir.
Selain itu, Abu Janda dalam cuitannya tersebut juga mengatakan bahwa cadar merupakan simbol penindasan pemikiran dan bertentangan dengan emansipasi wanita.
“Jadi cadar itu simbol penindasan pemikiran & bertentangan dengan emansipasi. Nuwunsewu Gus,” kata Permadi Arya.
Menanggapi cuitan Abu Janda itu, Tengku Zul lantas mempertanyakan bentuk dan pola pikir pegiat media sosial tersebut tentang ajaran Islam.
“Ini juga twit Abu Janda kepada adinda Nadirsyah Husein di Australia. ‘Cadar itu Simbol Penindasan Pemikiran & Bertentangan dengan Emansipasi’ Sekedar mengingatkan permadiaktivis1 bagaimana bentuk dan pola pikir Abu Janda ini ttg Islam dan ajaran Islam,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
