Terkini.id — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel, Imam Suyudi beserta rombongan menyambangi Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu 30 Januari 2019.
Pada pertemuan itu, Imam Suyudi melaporkan tentang masalah over crowded (terlalu penuh) di lapas dan rutan termasuk bagaimana pola pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di wilayah Sulsel.
“Di Tengah kondisi ini, kami sudah membuat nota kesepahaman dengan dinas kesehatan provinsi terkait pelayanan kesehatan khususnya bagi warga binaan perempuan yang sedang hamil, melahirkan dan pasca melahirkan,” ujar Imam Suyudi.
Imam Suyudi juga menyampaikan beberapa hal terkait pengawasan orang asing dan rencana pembangunan Unit Layanan Pelayanan (ULP) di beberapa Kabupaten serta di pusat perbelanjaan di Kota Makassar untuk memudahkan pelayanan imigrasi bagi masyarakat.
Menanggapi laporan tersebut Nurdin berjanji akan membantu untuk memudahkan perijinan pembangunan ULP tersebut.
- Bahas Rancangan Perda Disabilitas, DPRD Pangkep Rapat Bersama Kanwil Kemenkum Sulsel untuk Harmonisasi Regulasi
- Gubernur Sulsel Dorong Harmonisasi Pemerintahan Pusat dan Daerah Demi Tata Kelola Lebih Adaptif
- Dua Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Sulsel Resmi Dilantik Sebagai Pejabat di Kementerian Hukum
- Innalilahi Kadiv Keimigrasian Sulbar Andi Pallawarukka Dikabarkan Meninggal Dunia
- Dugaan Transaksi Rp 349 triliun, Benny Harman: Saya Datang Minta Pak Mahfud Tidak Boleh Ewuh Pakewuh!
“Pak kanwil boleh lihat nanti di Gedung Mulo atau Gedung Kesenian di Jalan Balaikota dan nanti kita bantu untuk lokasi di mall,” Ungkap Nurdin Abdullah.
Terakhir Kakanwil menyampaikan tentang harmonisasi Ranperda dan pencapaian kabupaten/kota peduli HAM. Menutup pertemuan, gubernur berharap agar seluruh instansi semakin sinergi dalam ikut membangun Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
