Terkini.id, Makassar – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) bersama dengan Pemerintah Kota Makassar melakukan penandatanganan Berita Acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I), di ruang Sipakalebbi Kantor Walikota Makassar, Selasa 18 Juli 2023.
Penandatanganan itu menandai bahwa Kota Makassar masuk ekosistem kabupaten/kota kreatif Indonesia dengan subsektor unggulan yakni kuliner, diantaranya Kriya, Fesyen, Seni Pertunjukan, Fotografi, dan Film, Animasi, dan Video.
Adapun penandatangani berita acara Hasil Uji Petik PMK3I tersebut berisi komitmen pengembangan ekonomi kreatif Kota Makassar.

“Diharapkan sejak penandatanganan Berita acara hari ini, seluruh pemangku kepentingan Kota Makassar bisa bersama-sama menguatkan ekosistem ekonomi kreatif Kota Makassar dengan subsektor kuliner sebagai penghela yang akan menguatkan identitas Kotanya,”urai perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Elfridanche S. Pardede yang juga Ketua Tim Kerja Kawasan Kreatif dalam sambutannya.

“Berharap juga meningkatkan kesejahteraan pelaku dan pembangunan ekonomi Kota secara keseluruhan,”sambungnya.
- Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Dorong Implementasi SAKIP, Tekankan Konsistensi Kinerja SKPD
- Fathur Rahim Wakili Wali Kota Makassar di Halal Bihalal Srikandi Balira
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf), Dwi Rustiono yang juga sebagai Tim Penilai PMK3I mengatakan bahwa Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif (PMK3I) dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi potensi ekosistem ekonomi kreatif pada kabupaten/kota secara bottomup melalui mekanisme pengisian borang dan uji petik.

“Tim Penilai PMK3I diturunkan dari tanggal 15 sampai dengan 17 Juli 2023 kemarin,”kata dia.
Ia juga menyebutkan bahwa pada kegiatan uji petik PMK3I kali ini, Kemenparekraf melaksanakan verifikasi lapangan kepada 22 lokasi/pelaku dari 6 subsektor ekonomi kreatif (Subsektor Kuliner, Kriya, Fesyen, Seni Pertunjukan, Fotografi, dan Film, Animasi, dan Video) untuk berdiskusi dan melakukan wawancara secara langsung.
Tidak hanya itu, mulai 15 hingga 16 Juli 2023 lalu, Tim Penilai PMK3I Kemenparekraf mengunjungi Rappo Indonesia, PH Timur Picture, Rumah Anyam Mandiri, Bunly, Sky Project, Kopi Teori, Yayasan Kesenian Batara Gowa, UngaTawwa, La Unti Pisang Ijo, Coto Makassar Daeng Tayang, dan Balia Kandre Jawa.
Dilanjutkan pada hari kedua pada 16 Juli 2023, tim PMK3I juga mengunjungi The Luxury AZ, Adhie & Alie Luxury Design, Desainer Olah Tenun (D.O.T), Pallubasa Onta, Studio by Iksan Colly Photography, Mama Cafe, Mie Titi, Konro Karebosi, Chocolicious/Bolu Rampah, Siti Sufaidahnur Yoesoef Madjid (YAMA), Sarabba Tempoe Doeloe.

“Pengamatan dan klarifikasi di lapangan diikuti dengan diskusi kelompok terpumpun telah menyepakati subsektor kuliner sebagai unggulan yang akan menghela subsektor Kriya, Fesyen, Seni Pertunjukan, Fotografi, dan Film, Animasi, dan Video,”pungkasnya.
“Kota Makassar juga berkesempatan mengikuti seleksi penetapan Kabupaten/ kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia dan juga berkesempatan juga mendapatkan pendampingan untuk mengajukan diri menjadi anggota UNESCO Creative City Network (UCCN,”jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengapresiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atas pelaksanaan Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif (PMK3I) di kota Makassar.

“Semoga hasil dari uji petik yang telah disepakati diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, khususnya di subsektor kuliner sebagai subsektor unggulan yang diproyeksikan menjadi pendorong pengembangan ekonomi kreatif di kota Makassar ini,”imbuh orang nomor satu tersebut.
“Semoga dengan pelibatkan pemangku kepentingan pentahelix mulai dari akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintah, dan media dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk memasukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kota Makassar,”tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
