Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Basri Rakhman menuturkan sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah mengundurkan diri.
Semua pejabat fungsional yang mengundurkan diri berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah. Termasuk Kepala Puskesmas.
“Saya tidak hapal namanya, yang jelas ada dari Dinas PU, mantan Kepala Puskesmas, kalau pejabat eselon II belum ada,” kata Basri, Kamis, 9 Juli 2020.
Basri mengungkapkan, bahwa alasan mereka berhenti sebagai ASN bermacam-macam. Salah satunya mengundurkan diri karena telah mendekati masa pensiun.
“Ada juga yang mau konsentrasi mengurusi keluarga,” ungkap Basri.
- 30 Sekolah di Makassar Masuk Program Revitalisasi, Pemkot Usulkan 79 Sekolah
- Munafri Instruksikan Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM dan PKL
- Plt Dirut PDAM Makassar Terima Danyonkav-10, Bahas Layanan Air Bersih Asrama
- Pemkab Gowa Tunda Beautiful Malino 2026 hingga Waktu Belum Ditentukan
- Kualleangngang Tallanga Na Toalia, Nautika FC Tumbangkan Tamalatea Junior, Skor Telak 7-0
Namun, ke sebelas ASN yang mengajukan pengunduran diri, kata Basri, ada yang batal setelah mendapat pengarahan dari Penjabat Wali Kota Makassar.
Begitupun belum ada nama Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar, Abdul Rahman Bando (ARB).
Padahal, terdengar kabar, bahwa ia akan mundur demi maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020.
ARB sendiri diisukan bakal menjadi bakal calon Wakil Wali Kota Makassar. Dia bakal mendampingi CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.
Basri mengaku, hingga kini belum menerima surat pengunduran diri ARB. Bahkan ARB, kata dia, belum pernah berbicara mengenai hal ini kepada dirinya.
“Belum ada, hanya itu saja,” singkatnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
