Kemiskinan Ekstrem Jeneponto Turun Signifikan, Menjadi Terendah Keempat dan Penurunan Tertinggi Ketiga di Sulsel

Kemiskinan Ekstrem Jeneponto Turun Signifikan, Menjadi Terendah Keempat dan Penurunan Tertinggi Ketiga di Sulsel

S
Syarief

Penulis

Terkini, Jeneponti – Di bawah kepemimpinan Bupati H. Paris Yasir, perjuangan Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengangkat kesejahteraan warga mulai membuahkan hasil nyata. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per Juni 2026, Kabupaten yang dikenal dengan julukan “Bumi Tamalate” ini kini tercatat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah keempat di Provinsi Sulawesi Selatan.

Posisi ini menempatkan Jeneponto hanya di bawah tiga kabupaten lain, yaitu Sidenreng Rappang, Bulukumba, dan Soppeng. Lebih membanggakan lagi, dari sisi kecepatan penurunan angka kemiskinan ekstrem, Jeneponto menempati peringkat ketiga tertinggi di Sulsel, hanya disusul oleh Kepulauan Selayar dan Tana Toraja.
 
Angka-angka ini bukan sekadar catatan statistik semata, melainkan cerminan nyata bahwa berbagai program strategis yang digulirkan pemerintah daerah mulai menyentuh dan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
 
Menyikapi capaian tersebut, Bupati H. Paris Yasir mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyebutnya sebagai buah dari kerja sama semua pihak.
 
“Alhamdulillah, capaian ini patut kita syukuri bersama. Ini bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan kerja keras pemerintah, dukungan dunia usaha, serta kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat itu sendiri,” ujarnya kepada awak media, Senin (29/6/2026).
 
Namun demikian, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa keberhasilan ini bukanlah titik akhir perjuangan. Pemerintah daerah menyadari bahwa tantangan masih terbentang ke depan untuk memastikan perbaikan taraf hidup berlangsung secara berkelanjutan.
 
“Kita tidak boleh berpuas diri. Fokus kita selanjutnya adalah memperkuat berbagai program agar warga yang sudah keluar dari garis kemiskinan ekstrem tidak jatuh kembali, melainkan terus meningkat kesejahteraannya,” tegasnya.
 
Untuk menjaga dan mempercepat tren positif ini, Pemkab Jeneponto berkomitmen terus mengoptimalkan sejumlah program unggulan. Di antaranya adalah penguatan sistem perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
 
Bupati juga mengingatkan bahwa penurunan kemiskinan ekstrem harus diikuti dengan penanganan kemiskinan secara menyeluruh. Berbagai intervensi lintas sektor akan terus dijalankan agar masyarakat tidak hanya lepas dari jerat kemiskinan ekstrem, tetapi mampu meraih taraf hidup yang lebih layak dan mandiri.
 
Secara makro, data BPS juga mencatat bahwa tren penurunan angka kemiskinan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan terus berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan perbaikan kondisi sosial dan ekonomi di berbagai daerah di provinsi ini.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.