Terkini.id, Jakarta – Menko Polhukam, Mahfud MD mengucapkan belasungkawa atas wafatnya ulama besar tanah air Syekh Ali Jaber yang meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta.
Lewat cuitannya di Twitter, Kamis 14 Januari 2021, Mahfud MD mengatakan bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan sosok pemersatu umat yakni Syekh Ali Jaber.
“Inna lillah wa inna ilaihi raji’un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hari ini,” cuit Mahfud MD.
Menurutnya, Syekh Ali Jaber merupakan ulama yang menjadi penyambung aspirasi antara umat dan pemerintah.
“Beliau menjadi penyambung aspirasi antara ummat dan Pemerintah,” tuturnya.
- KDMP Mattiro Ade dan KSP Nasari Perkuat Kemitraan Melalui Program Collab Coop dan Gebrak Pupuk Subsidi
- Pemkot Makassar dan BPSDMP Kemenhub Teken NPHD, Perkuat Pengembangan Kawasan Untia dan PIP Makassar
- Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium di Mandalika Racing Series 2026 Seri 2
- Kabupaten Jeneponto Diguncang Dua Peristiwa Kebakaran Dalam Sehari, 1 Warga Meninggal Dunia
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
Lewat cuitannya itu, Mahfud juga mengenang kembali sosok Syekh Ali Jaber yang begitu rendah hati dan akrab dengan dirinya.
Saking rendah hatinya, kata Mahfud, Syekh Ali Jaber sering memanggilnya dengan panggilan ‘Guru’ atau ‘Ayah’.
“Beliau adalah sahabat baik saya. Karena rendah hati beliau memanggil saya ‘Guru’ atau ‘Ayah’,” ungkap Mahfud MD.
Pada cuitan lainnya, Mahfud MD juga menceritakan momen pertemuan dirinya dengan Syekh Ali Jaber sebelum ulama keturunan Timur Tengah itu terpapar Covid-19.
Dalam pertemuan tersebut, Syekh Ali Jaber memberikan Mahfud hadiah berupa tasbih, kurma pilihan dan buku doa serta parfum.
“Beberapa hari sebelum diberitakan terinfeksi Covid-19 Syekh Ali Jaber ke rumah saya, menghadiahi tasbih, kurma pilihan, buku doa, parfum khas aroma Kakbah,” kata Mahfud MD.
Saat pertemuan itu berlangsung, Syekh Ali Jaber sempat mengungkapkan keinginan terakhirnya kepada Mahfud.
Mahfud mengungkapkan, Syekh Ali Jaber pernah menyampaikan keinginannya untuk mencetak sejuta penghafal Alquran di Indonesia.
Syekh Ali Jaber pun meminta dukungan kepada Mahfud MD agar cita-citanya itu berjalan lancar.
“Guru, saya mau mencetak sejuta penghafal Qur’an. Tanah dan modal untuk gedung sudah mulai terkumpul; mohon dukungan proses perizinan,” ujarnya menirukan ucapan Ali Jaber saat itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
