Terkini, Jeneponto – Kabupaten Jeneponto kembali dihadapkan pada dua peristiwa kebakaran di lokasi berbeda pada Senin, 22 Juni 2026. Insiden yang terjadi dalam waktu berdekatan itu menghanguskan total empat unit rumah warga dan menewaskan satu orang.
Peristiwa pertama terjadi di Dusun Kalongko, Desa Bontolebang, Kecamatan Kelara. Api yang belum diketahui penyebab pastinya dengan cepat membesar dan menghanguskan tiga unit rumah warga. Dalam kejadian tersebut, satu orang dilaporkan menjadi korban jiwa.
Warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api. Namun, material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan angin kencang membuat api cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.
“Tiga rumah hangus, dan satu orang korban jiwa, yang meninggal seorang lansia, katanya nenek itu sedang sakit, sehingga tidak bisa menyelamatkan diri,” kata salah seorang warga Desa Bontolebang.
Belum selesai penanganan di Kelara, kebakaran kedua terjadi di wilayah Marapao, Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat. Satu unit rumah warga di lokasi tersebut dilaporkan hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kedua ini.
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Melihat Bagaimana Politik Mempengaruhi Akses dan Keadilan dalam Sistem Kesehatan di Indonesia
- Pemkot Makassar Siap Bersinergi Wujudkan Sekolah Unggulan SMP-SMA Boarding School
- Wali Kota Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting
Hingga kini, penyebab pasti kedua kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Total kerugian materiil akibat dua peristiwa ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui BPBD dan Dinas Sosial telah turun ke lokasi untuk mendata korban.
Sementara itu, jenazah korban meninggal di Dusun Kalongko telah dievakuasi ke rumah duka. Identitas korban belum dipublikasikan menunggu konfirmasi pihak keluarga.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat Jeneponto untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau. Warga diminta memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
