Terkini.id, Jakarta – Menko Polhukam Mahfud MD menganggapi pertanyaan Said Didu soal Gugurnya tiga prajurit TNI akibat teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Hal tersebut disampaikan melalui akun media sosial twitter miliknya.
Dalam cuitannya, Mahfud menyatakan akan menjewer mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.
“Nanti saya jewer dia, langsung ke Wa-nya agar jeweran saya tak tersebar,” kutipnya.
Lanjut “Dia itu suka bercanda tapi terkadang off side,” ujarnya.
- Menko Polhukam Pimpin Rapat Terkait Penampungan Warga Rohingya
- Soal Habib Bahar Ditembak, Menko Polhukam Mahfud MD Buka Suara
- Mahfud MD Tanggapi Isu yang Sebut Dirinya Jadi Cawapres Dampingi Prabowo
- Ini Penjelasan PPATK Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu
- Heboh, Mahfud MD ungkap Transaksi Mencurigakan 300 Triliun di Kemenkeu
Selain itu, dalam cuitan Mahfus juga menyebutkan salah satu pemberitaan yang menulis dengan benar.
“Di medsos @msaid_didu membuat narasi yang sepertinya sengaja ingin membuat kesan yang dibelokkan,” katanya.
Terkait dengan kejadian tewasnya tiga prajurit TNI akibat serangan brutal yang dilakukan KKB Papua, Mahfud MD menyebutkan, kehadiran TNI di Papua kini bersifat defensif (bertahan), bukan ofensif (menyerang). Dilansir dari Galamedia. Minggu, 30 Januari 2022.
Hal itu disampaikan Mahfud menanggapi peristiwa penembakan oleh KKB Papua yang menewaskan tiga prajurit TNI AD di Desa Tigilobak, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.
“Sekarang TNI itu bersifat defensif tidak ofensif, tapi satu kemajuan yang harus kita pelihara tidak ada korban masyarakat atau warga sipil sejak ada pendekatan baru,” ujar Mahfud.
Mahfud MD mengatakan bahwa KKB Papua menyasar aparat keamanan yang bertugas di Papua, baik TNI maupun Polri.
Kendati demikian, Mahfud MD berpesan agar keselamatan masyarakat sipil tetap diutamakan.
“Nah sekarang bagaimana cara intensif dengan pendekatan baru itulah yang menurut Pak Panglima tadi akan segera dievaluasi dan disempurnakan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
