Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean melontarkan sindiran pedas terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Ferdinand menilai bahwa nama Anies Baswedan sering muncul di permukaan, meskipun kinerjanya buruk dan tidak layak.
Ia mengatakan hal itu dalam konteks hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan Anies Baswedan di posisi yang tinggi sebagai Calon Presiden (capres) 2024.
Ferdinand Hutahaean menjelaskan bahwa lembaga survei memiliki hasil yang bervariasi dan basis yang dilakukan dari sebuah penilaian bersifat subjektif.
Ia lantas menyinggung bahwa saat ini, Anies Baswedan dilihat sebagai sosok yang mewakili kelompok yang selama ini menggunakan politik identitas.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
“Namanya sering muncul di permukaan, meskipun kinerjanya buruk dan tidak layak,” katanya pada Rabu, 22 September, dilansir dari GenPi.
Ketua Yayasan Masyarakat Adil itu lantas membandingkan antara hasil survei Anies dengan tokoh lain yang juga dinilai potensial, yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ia menilai bahwa walau dalam beberapa hasil lembaga survei Anies Baswedan unggul beberapa point di atas Ganjar Pranowo, namun belum tentu hasil akhirnya akan sama persis.
Menurutnya, Ganjar Pranowo masih memiliki peluang untuk bisa memenangkan Pemilihan Presiden.
Sekalipun, di sisi lain, Ganjar juga masih harus menjalani persaingan internal PDIP yang pastinya cukup ketat.
“Saya melihat Ganjar Pranowo memiliki potensi untuk memimpin Indonesia ke depannya,” tandas Ferdinand Hutahaean.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
