Terkini.id – Seorang Kepala Puskesmas di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dicopot dari jabatannya gegara curhat di media sosial soal kondisi tenaga medis.
Bupati Kabupaten Nagekeo Yohanes Don Bosco Do mencopot Kepala UPTD Puskesmas Nangaroro tersebut, Kecamatan Nangaroro.
Kepala Puskesmas yang dipecat itu diketahui bernama Maria Marselina Ngola. Dia dicopot pada Rabu 17 Juni 2020 lalu.
Pencopotan lantaran Marselina mengeluh di media massa terkait kurangnya perhatian pemerintah terhadap para tenaga medis Covid-19 yang bertugas di Puskesmas Nangaroro.
“Kesalahan fatal perilaku seorang pemimpin. Sangat tidak pantas pemimpin melakukan itu,” terang Don seperti dikutip dari kompascom, Minggu 21 Juni 2020.
- Yang Viral Belum Tentu Benar: Dampak Psikologis Konten Multimedia Islami di Era Digital
- PT Vale Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sigi
- Kemiskinan Ekstrem Jeneponto Turun Signifikan, Menjadi Terendah Keempat dan Penurunan Tertinggi Ketiga di Sulsel
- PT Vale Bersama Petrosea Gelar Sunatan Massal yang Menyasar Anak-anak di Morowali
- Hakim PN Makassar Batalkan Penetapan Tersangka Bahtiar Baharuddin dalam Kasus Bibit Nanas
Don mengungkapkan, keputusan mencopot Marselina supaya menjadi pelajaran kepada para aparatur sipil negara (ASN) lainnya di Kabupaten Nagekeo.
Selain dicopot, Marselina juga dipindahkan.
“Ini harus menjadi pelajaran. Saya sudah bilang dengan Marselina akan ambil sikap tegas terhadapnya. Saya copot dan pindahkan, tetapi saya tidak lupa. Sebagai pejabat pembina kepagawaian, Marselina lakukan kesalahan fatal,” terang Don lagi.
Sebelumnya diberitakan, Kepala UPTD Puskesmas Nangaroro Marselina dicopot dari jabatannya karena mengeluh di media massa terkait pemerintah yang disebutnya tidak memperhatikan tenaga medis di Puskesmas Nangaroro.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
