Ketua KPU Usul Majukan Jadwal Pilkada Serentak ke September 2024
Komentar

Ketua KPU Usul Majukan Jadwal Pilkada Serentak ke September 2024

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengusulkan untuk memajukan jadwal pencoblosan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi September 2024.

Sebelumnya, Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada 2024 mendatang dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan November.

Menurut Hasyim, pencoblosan di bulan November akan sulit mencapai mewujudkan pelantikan secara serentak dengan hasil pemilu serentak pada Desember 2024.

“Dalam persepsi politik dan publik, Pilkada 2024 bukan hanya coblosannya tapi pelantikannya. kalau coblosannya November, untuk mencapai keserentakan pelantikan Desember 2024 kok agak susah,” ujarnya dalam diskusi ‘Menyongsong Pemilu 2024: Kesiapan, Antisipasi, dan Proyeksi’ yang digelar oleh BRIN, Kamis, 25 Agustus 2022, sebagaimana dikutip dari Kumparan.

Hasyim juga menjelaskan, jika pencoblosan dilakukan pada November, maka kesempatan untuk menggugat ke MK akan memakan waktu dan bisa bertabrakan dengan pelantikan secara serentak.

DPRD Kota Makassar 2023
Baca Juga

“Orang gugat ke MK, kemudian putusannya suara ulang, hitung ulang, rekap ulang. Tercapainya keserentakan agak berat di situ. Kalau tujuan Pemilu mengisi dan membentuk pemerintahan termasuk daerah, unsurnya kepala daerah dan DPRD, sudah terbentuk di time yang sama, maka tujuan 5 tahunannya bisa tercapai,” ungkap Hasyim.

Hal lain yang menjadi pertimbangannya adalah soal masa akhir jabatan presiden yang bakal berakhir di Oktober 2024. Jika Pilkada baru dilaksanakan di November, maka dikhawatirkan bisa berdampak pada stabilitas nasional.

“Kalau coblos September, salah satu pintu pencalonan Pilkada kan lewat Parpol, harus dapat kepastian punya kursi berapa,” kata Hasyim.

Meski begitu, perubahan jadwal Pilkada ini juga memerlukan perubahan pada UU Pilkada. Hal ini disebabkan karena dalam UU tersebut disebutkan bahwa Pilkada Serentak digelar pada November 2024.

“Di UUD Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 pasal 201, pemungutan suara di-design November 2024. nah, selama ini Pilkada Serentak yang tercapai baru kesertaan coblosannya saja, kesertaan pelantikannya belum tercapai”, imbuh Hasyim.