Ketua TP PKK Jeneponto Sebut Kreatifitas UMKM Penunjang Ekonomi di Tengah Pandemi

Terkini.id, Jeneponto – Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto menggelar pelatihan kuliner khas daerah pada kegiatan pelatihan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya di gedung TP PKK Kabupaten Jeneponto, Jumat, 4 Desember 2020

Pelatihan yang diikuti 25 peserta dibuka secara resmi Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan.

Hadir Kadis Pariwisata, Elly Isriani, Sekretaris Dispar, Kadis P3A dan jajaran Dinas Pariwisata Jeneponto.

Baca Juga: Buka Pelatihan DEA, Bupati Jeneponto Berterima Kasih ke BBPSDMP Kominfo...

Kepala Dinas Pariwisata Jeneponto, Elly Isriani mengatakan pada pelatihan tersebut peserta akan dilatih untuk bagaimana cara membuat produk dari buah dan air pohon lontara yang merupakan icon khas Butta Turatea.

“Tujuan pelaksanaan pelaksanaan pelatihan ini untuk mengenalkan kuliner tradisional Jeneponto keewisatawan baik lokal maupun mancanegara, menjaga agar kuliner tradisional Jeneponto ini tetap lestari dan mendukung dan mengembangkan usaha kuliner tradisional Jeneponto, serta mengembangkan pengetahuan kemampuan kuliner para pelaku usaha kuliner di Jeneponto,” kata Elly dalam laporannya.

Baca Juga: Corona RI per 22 Januari Tembus 3.205 Kasus

Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan dalam sambutanya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata kegiatan tersebut sebagai salah satu wujud pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerah Jeneponto.

“tentunya Hal ini dapat menjadi media yang baik dalam membangun produktivitas dan kreativitas yang dapat membawa manfaat bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia di tengah Pandemi Covid-19,”bebernya.

“Pelatihan ini dapat pula menjadi wadah keterlibatan perang seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan daerah serta menjadi sarana yang baik dalam mengembangkan kuliner khas tradisional yang dimiliki Kabupaten Jeneponto,” jelas Hj Hamsiah Iksan.

Baca Juga: Corona RI per 22 Januari Tembus 3.205 Kasus

Pada kesempatan itu, Hj Hamsiah Iksan yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto menyampaikan, setiap tahunnya PKK menggelar lomba kuliner khas dan masakan tradisional hingga ke tingkat nasional, sehingga diharapkan di pelatihan ini akan menghasilkan bakat dan karya-karya baru kuliner khas Jeneponto.

“Kita memiliki potensi yang besar dalam aspek pengembangan kearifan lokal, untuk itu saya harapkan momentum ini benar-benar mampu mengakomodir potensi tersebut karena kemajuan IPTEK dan dinamika global yang terus berubah,” terangnya.

“Dan semakin maju mengharuskan kita semua untuk mampu menyikapi dan menghadapi secara bijak, karena itu pembinaan mental dan kesiapan sumber daya manusia harus mampu berdaya saing, dan harus mampu mandiri,”lanjut Hj Hamsiah Iksan.

Menurutnya, Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada ekonomi, untuk itu pengelolaan potensi ekonomi kreatif oleh UMKM menjdi salah satu penunjang ekonomi di tengah pand6emi covid-19, penyaluran bakat minat ke hal-hal yang positif adalah salah satu upaya ispiratif untuk menghadapi dampak dinamika global tersebut.

“Untuk itu saya mengharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan berkelanjutan oleh Dinas Pariwisata, dan semua OPD terkait, karena kegiatan ini adalah upaya mewujudkan visi daerah Jeneponto yakni, Jeneponto smart 2023, berdaya saing, maju, ide yang kreatif dan cemerlang ini saya yakini dapat mengembangkan ekonomi kreatif kuliner khas tradisional Kabupaten Jeneponto,” tutup Hj Hamsiah Iksan.

Bagikan