Khawatir Penyebaran Virus Corona Masuk, Warga di BPS Mulai Pasang Spanduk dan Tutup Akses

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar-Warga di Perumahan Bumi Permata Sudiang I Makassar mulai menutup portal akses keluar masuk pemukiman. Hal ini dilakukan khawatir virus corona menyebar ke seluruh di warga BPS I Makassar.

Selain penutupan portal, warga bersama Ketua RW 10, Kompol Kompol Drs. A. Alkadri, SH, MH menutup akses jalan keluar masuk dari arah jalan Goa Ria. Warga setempat menutup total pintu masuk menuju Perum BPS sejak hari ini. Sebelumnya hanya menutup satu portal. Warga setempat yang hendak bepergian keluar rumah harus melewati satu portal yang dibuka bagian gerbang utama bagian depan.

“Awalnya kami dari Rukun Warga 10 Bumi Permata Sudiang terlebih dahulu mensosialisasikan corona melalui himbauan dengan memasang spanduk, dalam hal ini biar warga masyarakat dari dalam maupun dari luar Perumahan Bumi Permata Sudiang ini dapat memahami setuasi kondisi saat ini apalagi ada himbauan dari MUI dan Statemen Kapolri bahwa untuk sementara ini kita harus menjaga jarak demi mencegah masuknya wabah virus corona di kompleks BPS,” kata Alqadri saat diwawancarai terkini.id. Sabtu, 4 April 2020.

Pemasangan spanduk pemberitahuan penutupan akses keluar masuk BPS dari arah Goa Ria

Ia menuturkan, sehingga kami sepakat dengan seluruh tokoh masyarakat dan warga Bumi Permata Sudiang ini untuk segera menutup akses masuk kompleks Bumi Permata Sudiang bagi warga yang dari luar.

“Jadi kami tutup jalur utama bagian belakang yang dari arah ke Goa Ria masuk ke Bumi Permata Sudiang dan semua lorong-lorong akses masuk ke Bumi Permata Sudiang sudah dipasangi spanduk sekaligus menutup pintu masuk,” tegasnya.

Baca juga:

Selanjutnya Alqadri menyebutkan, selain spanduk kami juga memasang portal, portal ini kami pasang mati bukan lagi buka tutup, semua akses keluar masuk satu arah saja dari depan gerbang utama Bumi Permata Sudiang.

Tuturnya lanjut, akses satu arah dari pintu gerbang depan ini bukan berarti untuk umum, tetapi untuk warga masyarakat yang ada wilayah BPS.

“Jika ada masyarakat luar yang ada keperluan di komplek ini silahkan masuk aksesnya lewat depan, dan semua warga disini memahami hal itu dan mereka sudah siap untuk mentaati aturan yang dibilang Lockdown ini,” terang Alqadri.

Kemudian kami juga menghimbau harus berada di dalam rumah kecuali keperluan penting sekali baru silakan keluar dengan catatan tidak berlama-lama berkumpul-kumpul di luar.

Spanduk pemberitahuan penutupan akses keluar masuk BPS dari arah Goa Ria

“Terkait penyemprotan disinfektan hingga saat ini dari Kecamatan memang menjanjikan akan menyemprot. Tapi sampai saat ini belum ada. Hanya kemarin ada informasi dari kantor Kelurahan bahwa kami harus menyemprot sendiri, harus siapkan bahannya sendiri karena bahannya terbatas. Apakah ini benar atau tidak tapi kami tetap menunggu, karena untuk warga BPS ini sangat awam dengan bahan-bahan tersebut, jadi lalau kita beli sendiri, bikin sendiri kami tidak tahu, kecuali disediakan kami lakukan penyemprotan sendiri,” beber Ketua RW 10 BPS.

Alkadri berharap ada bantuan dari pemerintah untuk penyemprotan tapi kalau tidak ada bantuan, bagaimana keresahan warga di dalam tetap bertanya kapan akan disemprot.

Terkait daerah ada warganya yang positif bahkan hingga meninggal, Ketua RW 10 ini menjawab, ihwal itu maka seluruh warga di Bumi Permata Sudiang ini, sebagai Ketua RW turut memberi rasa tenang, rasa nyaman agar warga tidak resah dengan kejadian-kejadian di luar, yang penting kita bisa membatasi diri untuk tidak keluar dan tidak berkumpul dengan orang banyak sesuai dengan petunjuk dari WHO

Komentar

Rekomendasi

BBKSDA Sulsel Gelar Webinar Meretas Jalan Satwa Liar Kembali ke Alam Dimasa Pandemi

Cek Fakta, Sempat Viral di Medsos Ini Akhirnya

Objek Wisata Mangrove Lantebung di Lirik Prof Yusran

Menteri LHK: Pemda Berperan Penting Atasi Perubahan Iklim

Diskusi Internasional, Menteri Siti Bicara Peran Penting Pemda Atasi Perubahan Iklim

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar