Update Pasien Corona di Dunia, 114 Ribu Orang Sembuh

Corona
Pasien corona sembuh. (Foto: Ayosemarang)

Terkini.id, Jakarta – Penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 terus meluas di berbagai belahan dunia. Hingga saat ini tercatat sebanyak 168 negara positif terinfeksi virus tersebut.

Berdasarkan laporan dari peta persebaran Coronavirus COVID-19 Global Cases by John Hopkins CSSE,Kamis, 26 Maret 2020, jumlah pasien corona di dunia yang dinyatakan sembuh sebanyak 114.051 orang.

Jumlah kesembuhan paling besar tercatat di Provinsi Hubei, China, yang mencapai 60.811 dan Iran yang dengan 9.625 orang pulih.

Sementara itu, berdasarkan laporan situs gisanddata.maps.arcgis.com, angka kematian akibat infeksi corona mencapai 21.287 nyawa.

Angka-angka tersebut diperkirakan masih terus bertambah setiap harinya.

Menurut peta persebaran Coronavirus COVID-19 Global Cases by John Hopkins CSSE, Italia, Amerika Serikat, dan Spanyol tercatat sebagai negara dengan kasus terbesar di luar China.

Negara lainnya yang mencatat angka lebih dari 30 ribu kasus yakni Jerman sebanyak 37.323 kasus.

Sementara angka pasien sembuh di Jerman tercatat sebanyak 3.547 orang, dengan jumlah kematian 206 orang.

Total jumlah kasus corona di seluruh dunia hingga Kamis hari ini, 26 Maret 2020, mencapai 417.582 kasus.

Adapun total korban meninggal yakni sebanyak 18.612 orang.

Komentar

Rekomendasi

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Prihatin dengan Tim Medis Covid-19, Lansia Ini Sumbangkan Tabungan Hajinya

Imbas Corona, Anies Baswedan Beri Bantuan Rp1 Juta Tiap Keluarga Miskin

Update Kasus Corona di Indonesia, 1.790 Positif, 112 Sembuh

Pesta Pernikahan Kapolsek Kembangan Dinilai Langgar Aturan Polri Soal Gaya Hidup Mewah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar