Terkini.id, Makassar – Rencana kedatangan Kapal Pesiar Coral Adventure asal Australia ke Makassar di tengah maraknya wabah virus corona di beberapa negara memantik penolakan warga di Kota Makassar itu.
Kapal Pesiar asal Australia (Coral Adventure) rencananya akan berlabuh di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, hari ini hingga 12 Maret 2020 besok.
Sejumlah warga kota Makassar menolak kedatangan Kapal Pesiar Coral Adventure yang membawa turis dari Darwin Australia itu.
Salah satu warga, Mela kepada terkini.id mengaku khawatir dengan akan berlabuhnya kapal pesiar tersebut di pelabuhan Makassar.
“Saya sebagai warga Makassar merasa khawatir atas informasi jika pemerintah memberikan izin kepada para turis yang berada di kapal pesiar tersebut,” ujarnya.
- Hadiri Celebration Bosowa School, Munafri Tekankan Pentingnya Adab dan Akhlak dalam Pendidikan
- Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Makassar Wajibkan Teba dan Kompos di Lingkungan OPD
- Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang
- 10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Wali Kota Munafri Pastikan Seleksi Transparan
- Dispora Makassar Hadirkan YOUTIVE Inspire Educamp 2026, Ruang Tumbuh bagi Pemuda Inspiratif
Ia juga memohon penjelasan resmi dari pemerintah dan otoritas terkait atas kebenaran akan menerima kunjungan para turis asal Darwin itu. Menurut Mela sebagai warga awam dirinya merasa kesiapan pemerintah dalam memberikan layanan dan informasi atas corona dan antisipasinya belum memadai.
“Upaya pencegahan saja sampai saat ini kita upayakan dengan mandiri bagi yang mampu, misal membeli masker, aseptic gel dan vaksin flu serta checkup tapi bagaimana dengan yang kurang mampu dan tidak mendapatkan info terkait masalah persiapan pencegahan seperti buruh pelabuhan, staf-staf pelabuhan yang bekerja di sana,” urainya.
“Mereka juga bagian masyarakat yang harus dilindungi. Lalu dengan kondisi sandarnya kapal tersebut apakah pemerintah bisa membagi info dan menjamin bahwa mereka tidak membawa suspect dan virus corona?,” tegas Mela.
Ia juga menegaskaskan kepada semua perangkat pemerintah otoritas pelabuhan dan Pelindo 4 selaku penanggung jawab pelabuhan apakah bisa bertanggungjawab kaloau ada masyarakat yang tertular.
Ia juga menanggapi soal komentar Plt Walikota soal tidak ada alasan untuk menolak kedatangan kapal pesiar asal Australia tersebut. Dikatakan Mela, Walikota bicara begitu bisa tidak secara gentle ke pelabuhan meliat langsung seperti apa standar yang sudah dilakukan oleh OTP di sana.
“Sebagai wujud pertanggungjawaban statementnya, berani gak dia ke kapal itu safari periksa. Berharap walikota Makassar belajar banyak ke Walikota Surabaya dalam hal soal perlindungan warga,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb menyampaikan sudah ada standar protokol yang dikeluarkan oleh pemerintah bagi Warga Negara Asing (WNA) yang akan berkunjung ke Kota Makassar.
Iqbal mempersilahkan WNA memasuki Makassar dengan syarat mereka harus dalam keadaan sehat. Mengingat virus corona terus menghantui sejumlah wilayah di indonesia.
“Jadi sudah ada standar protokol yang dikeluarkan pemerintah. Jadi kita persilahkan turis yang sehat masuk di Makassar,” kata Iqbal.
Iqbal mengatakan, Pemerintah Kota Makassar memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada pihak petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan sebelum memasuki wilayah Makassar.
“Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada persoalan dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan silahkan masuk ke Makassar,” ungkap Iqbal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
