Kisah Daeng Sija, Mantan Pegawai Warkop Dottoro yang Kini Jadi Juragan Kopi

Daeng Sija (kanan), juragan kopi yang juga sosok di balik franchise Daeng Sija yang terkenal di Makassar.

TAHUN 1970-an, Daeng Sija kecil sudah bergelut dengan bau asap, dan panasnya tungku saat meracik kopi di Jalan Tinumbu.

Daeng Sija melayani penikmat kopi di utara Kota Makassar. Kopi Dottoro. Warung kopi yang terkenal itu.

Lima belas atau 16 tahun yang lalu. Saya termasuk orang yang senang nongkrong menyelesaikan liputan sebelum dikirim ke Jakarta.

Menikmati kopi buatan Daeng Sija. Saat itu statusnya masih pegawai di Warkop Dottoro.

Lama menikmati kopi Daeng Sija, nama Daeng Sija malah lebih sohor ketimbang nama warung kopinya.

Menarik untuk Anda:

Perlahan muncullah ide membuat warung kopi dengan brand sendiri. Warkop Daeng Sija.

Hari ini saya kembali bertemu Daeng Sija. Bukan lagi wartawan aktif, meski masih berkaitan dengan media dan sebagai pengajar di salah satu kampus. Daeng Sija sudah jadi juragan kopi. Bukan lagi pelayan.

Daeng Sija punya banyak franchise di beberapa daerah. Sampai Papua. Sudah tak terbilang jumlah dan keuntungan yang masuk setiap bulan. Yah.. Daeng Sija sudah selesai dengan dirinya.

Hidup ini memang terus berputar. Seperti hidup dan pencapaian Daeng Sija. Hanya satu yang tidak berubah dari Daeng Sija: tidak sombong.

“Buat apa sombong. Saya ini memulai bisnis dari bawah. Tidak ada yang patut disombongkan,”

Begitulah Daeng Sija. Lebih senang mengendarai sepeda motor. Meski tidak terbilang berapa jumlah mobilnya.

Terima kasih Daeng Sija. Pertemuan hari ini begitu menginspirasi.

Salamaki

Andi Fadli Yusuf adalah mantan Ketua AJI Makassar, kini aktif sebagai pengajar

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kerjanya Pungut Sampah, Pria Ini Bangun Perusahaan Rp 4 Triliun

Untung Rugi di Tengah Ketidakpastian Pilkada Ditunda

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar