Terkini.id, Makassar – Mantan Menteri Pendidikan, Abdul Malik Fajar, meninggal dunia pada Senin 7 September 2020 dalam usia 81 tahun.
Tokoh Muhammadiyah itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 19.00.
Nama Abdul Malik Fajar dikenang berbagai tokoh di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan. Mantan Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Azhar Arsyad menceritakan peran Abdul Malik Fajar dalam perubahan IAIN menjadi UIN Alauddin Makassar.
Lewat pesan percakapan whatsapp, Prof Azhar Arsyad menceritakan nostalgia dan persahabatanya dengan Malik Fajar. Prof Azhar Arsyad mengungkapkan, pertemuannya dengan Malik Fajar pertama kali pada 1989 silam.
“Allahumma gfirlahu wa afihi wa ‘fu anhu. Pertama kali saya mewakili IAIN Alauddin, akrab dengan pak Malik Fajar. Waktu itu, beliau sebagai rektor mewakili Universitas Muhammadiyah Malang. Ketika kami bersama ke University of kentucky lalu ke Washington DC mulai Oktober 1989-Januari 1990,” cerita Azhar Arsyad yang saat ini menjadi rektor Institut Parahikma Indonesia itu.
- Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot, Makassar Didorong Jadi Percontohan Nasional
- Di Balik Jeritan Siswa Kejadian 23 April 2026, Kasus MBG Terhenti di Tengah Jalan?
- Kanwil DJP Sulselbartra Peringkat Kedua Nasional Pertumbuhan Pelaporan SPT 2025
- Upacara Hardiknas, Bupati Tegaskan Komitmen Pemkab Jeneponto Mencetak Generasi Emas
- XLSMART Gelontorkan Rp200 Juta, 33 Ribu UMKM Perempuan Berebut Modal Pintar 2026
Azhar menyampaikan foto nostalgianya bersama Malik Fajar di University of Kentucky 1989 silam. Saat itu, dia sudah memprediksi Malik Fajar akan menjadi menteri.

“Saya berucap pada beliau: ‘Pak Malik, nanti suatu saat pak Malik jadi menteri. Nanti kalau sudah jadi menteri kan sulit difoto bersama.
Ternyata beliau jadi menteri betul dan lama. Waktu beliau masih Dirjen Pendis (masih gabung dengan lembaga), saya (ketika bertugas sebagai penerjemah Ilmu Manajemen di IAIN Sunan Kalijaga) diutus oleh teman teman di IAIN Yogyakarta ketemu beliau di Jakarta 1995.
Masih sebagai teman lama di Kentucky, beliau sangat gembira dengan input input yang saya sampaikan.
Waktu beliau jadi Menteri Kemendikbud, saya sering sekali ke kantornya memperbincangkan perubahan IAIN Alauddin menjadi UIN,” jelasnya.
Finalnya, tambah Azhar, adalah saat momen peresmian UIN Sunan kalijaga Yogyakarta bersama Menteri Agama RI Prof Agil Munawwar.
“Diaturkan tempat khusus oleh rektor UIN Yogya, Pak Amin, 4 kursi di sebuah meja, sebelah kiri saya adalah Pak Malik Fajar, sebelah kanan, Menteri Agama RI Pak Prof Aqil Munawwar, dan di depan saya Pak Prof Amin Abdullah sebagai rektor UIN Yogya pertama,” jelasnya.
“Beliau bersama pak Aqil Munawwar mengatakan. Semua sudah dibicarakan dan perubahan status IAIN Alauddin menjadi UIN Alauddin akan terealisir. Logika yang saya sampaikan waktu itu simpel, jumlah guru besar dan doktor IAIN Alauddin lebih banyak dari pada Yogyakarta yang sedang diresmikan.
Seterusnya, luas lahan IAIN Makassar semuanya kurang lebih 50 hektar dan yang ketiga, Alauddin adalah gerbang Indonesia timur untuk PTAI di Indonesia Timur,” kenang Prof Azhar Arsyad.
Dia pun mengungkapkan, bahwa Malik Fadjar mudah dan santai diajak ngomong hingga suka bergurau dengan rokoknya yang selalu mengepul. “Seperti gambar yang di tangan kirinya di bawah,” terangnya.
Malik Fadjar, di mata Prof Azhar Arsyad, kelihatan sangat tegas dan logis cara berpikirnya, serta runtut dan hatinya sangat baik dan bijak.
“Beliau salah seorang yang membantu banyak dalam rangka alih status dari IAIN menjadi UIN Alauddin dalam proses sampai diujung pra turunnya SK alih status, meskipun SK alih status di tandatangani usulannya oleh menteri setelahnya kepada Presiden RI yang kemudian diresmikan oleh SBY di hotel Syahid Makassar,” kenangnya.
“Semoga beliau tenang dan diampuni dosa dosanya. Allahummagfir lahu wa afihi wa afuanhu,” tutup Azhar Arsyad.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
