Kisah Menyentuh Dibalik Kampaye Danny Pomanto

Seorang lekaki dan perempuan berusia senja tampak mengenakan foster Danny Pomanto di depan Rumahnya.
Seorang lekaki dan perempuan berusia senja tampak mengenakan foster Danny Pomanto di depan Rumahnya.

Terkini.id, Makassar – Sejak genderang Pemilu Makassar 2020 mulai di tabuh, upaya calon kandidat wali kota untuk memenangkan hati rakyat dilakukan dengan beragam cara. 

Poster-poster kampanye pun dengan cepat akan menjadi pemandangan yang marak di temui di sepanjang jalan-jalan Kota Makassar.

Salah satu calon Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto bercerita satu pengalaman yang tak biasa saat melakukan kunjungan ke lorong-lorong.

Satu pengalaman empirik yang memberi kesan mendalam tentang keinginan masyarakat Kota Makassar. Pengalaman tersebut kian menguatkan tekad Danny untuk mengabdi pada Kota Makassar.

“Saya menjumpai wajah ketulusan dari salah satu lorong yang saya lewati setiap hari. Seorang bapak berusia lanjut sedang berusaha memasang sebuah gambar di tembok depan rumahnya,” kata Danny Pomanto dengan nada penuh haru, Rabu, 18 November 2020.

Menarik untuk Anda:

Lelaki berusia senja itu berpijak pada kursi tua sambil berjingkat, ia hendak menempatkan gambar itu lebih tinggi, memperlihatkan pada semua orang bahwa gambar tersebut punya arti bagi dirinya. Sekaligus menegaskan sikap politiknya di Pilkada Makassar.

Sementara seorang perempuan tua mengenakan daster bermotif bunga berdiri di samping kirinya. Tangannya yang mungil itu tengah menekan ujung gambar sembari menunggu suaminya menuntaskan rekatannya pada gambar di sisi atas.

“Seolah meyakinkan misi suaminya berhasil. Mereka bahu membahu memasang poster wajah saya dan Ibu Fatma. Tahun ini kami kembali maju dalam kontestasi pilkada Makassar,” kata Danny yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Danny mengaku takjub dengan pemandangan yang tak biasa itu. Ia menyaksikan peristiwa tersebut dengan hati bergetar.

“Saya meresapi pemandangan yang menggetarkan hati itu. Ketulusan memang tidak pernah salah alamat karena ketulusan selalu berjalan bersama kebaikan,” ungkapnya. 

Danny lantas menangkup tangan di dada, perlahan menarik napas sedalam-dalamnya. Sambil berusaha menenangkan dirinya.

“Betapa saya beruntung dikelilingi oleh orang-orang yang tulus, teman-teman yang idealis, dan sahabat yang tanpa pamrih,” ungkapnya.

Usai menyaksikan peristiwa itu, Danny lantas berdoa agar diberi kekuatan dalam menghadapi badai fitnah dan gempuran serangan yang hendak menjatuhkan dirinya.

“Semoga Allah SWT memberi kami kekuatan menghadapi badai fitnah dalam dinamika pokitik,” kata dia.

Pada saat yang sama, Danny juga menegaskan akan mengabdikan pikiran dan tenaganya untuk Kota Makassar. 

Oleh karena itu, ia memastikan pilihan pada nomor 1 pada 9 Desember mendatang adalah jalan menuju kemenangan dan kebaikan.

“Kami akan melanjutkan amanah dan cita-cita untuk Makassar beradab dan berkemajuan,” tuturnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Olahraga Bersama, Danrem dan Prajurit Korem 082/CPYJ Jaga Imun Tubuh di Masa Pandemi

Kibarkan Bendera Bintang Kejora di KJRI Australia, OTK: TNI Out Stop Killing Papua

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar