Kisruh Tanah Hibah Metro Tanjung Bunga, Dewan Minta Bosowa dan Pemkot Makassar Jalin Komunikasi

Kisruh Tanah Hibah Metro Tanjung Bunga, Dewan Minta Bosowa dan Pemkot Makassar Jalin Komunikasi

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Lahan milik Bosowa yang dihibahkan ke Pemerintah Kota Makassar untuk pembangunan mega proyek Jalan Metro Tanjung Bunga diduga diambil alih kembali.

Padahal, sebelumnya, Founder Bosowa Aksa Mahmud  mengatakan telah menghibahkan lahannya sebagai bentuk partisipasi nyata dan kecintaannya terhadap Kota Makassar.

Merespons itu, Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi meminta masalah ini didiskusikan antara pemerintah kota dengan pihak Bosowa.

“Ini sebenarnya faktor komunikasi yang belum ketemu. Boleh kita komunikasi bahwa ini sudah kita berikan, sisa legalitasnya belum dibuat, seumpamanya begitu,” kata Kasrudi, Selasa, 2 November 2021.

Ia mengatakan pemerintah kota harus mengingatkan Bosowa soal dana hibah yang diserahkan. 

“Bahwa penyerahan hibah secara lisan kemarin itu ada Pak dan dihadiri oleh pejabat-pejabat terdahulu,” tuturnya.

Setelah dilakukan komunikasi, Kasrudi meminta pemerintah kota membuat perjanjian secara tertulis. Menurutnya, proses hibah harus dikuatkan dengan legalitas, atau perjanjian sebagai dasar hukum.

Sehingga bila pihak pemberi hibah meminta kembali lahannya, maka pihak pemerintah kota sudah punya legal standing yang jelas untuk menyerahkan atau tidak menyerahkan kembali.

“Tidak bisa memang dibiarkan terbengkalai, kalau yang begitu saja, secara lisan orang menyatakan bahwa dia mau menyerahkan baru tidak ada legalitas, tidak ada alat bukti secara tertulis, memang posisi Pemkot jadi agak sulit,” paparnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.