Kolaborasi Hebat, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba Berikan Perlindungan untuk 136 Imam Desa/Kelurahan

Kolaborasi Hebat, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba Berikan Perlindungan untuk 136 Imam Desa/Kelurahan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Bulukumba – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulukumba melakukan peluncuran program pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi Imam Desa/Kelurahan, serta program “Kita Jaga Kyai” yang merupakan program nasional BAZNAS RI, Rabu 4 Agustus 2021.

Peluncuran tersebut bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bulukumba. Acara ini dihadiri langsung Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf didampingi Wabup H. A. Edy Manaf S.Sos, Plh Sekda A Misbawati A Wawo, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulukumba, Muliati Nasrum, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bulukumba KH. Tjamiruddin, Ketua BAZNAS Bulukumba Muh. Yusuf Shandy, serta para Imam Desa dan Kelurahan.

Ketua BAZNAS Bulukumba, Muh Yusuf Shandy mengatakan bahwa jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan untuk 136 Imam Desa/Kelurahan, setiap bulannya akan dibayarkan oleh BAZNAS Kabupaten Bulukumba.

Menurut dia, hal itu merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial dari BAZNAS kepada para pelayan umat. Di samping itu, program “Kita Jaga Kyai” juga merupakan upaya perlindungan BAZNAS guna untuk meningkatkan imun para Kyai dan Ulama.

“Paket imun yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bulukumba berisikan makanan dan minuman herbal, vitamin, hand sanitizer, serta masker,” ucap Ketua BAZNAS Yusuf Shandy.

Baca Juga

Sementara itu, Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Bulukumba dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah berkolaborasi untuk membantu dan memberikan jaminan dan perlindungan bagi para Imam yang ada di seluruh Desa dan Kelurahan di Bulukumba.

Menurut dia, Imam Desa dan Kelurahan merupakan salah satu pranata sosial yang memiliki peran vital dan strategis dalam pembinaan kemasyarakatan. Sebab biasanya yang menjadi Imam Desa merupakan tokoh masyarakat yang menjadi panutan di wilayah suatu daerah sehingga para Imam desa berperan penting dalam kehidupan kemasyarakatan.

“Jika pak imam desa tidak ada, maka hajatan atau acara tersebut dinilai kurang sempurna,” ucap Andi Utta sapaan akrab Bupati berlatar belakang pengusaha ini.

Selain itu, Bupati juga menghimbau khususnya kepada para Imam Desa, di situasi Pandemi Covid-19 saat ini diharapkan para Imam Desa dan kelurahan agar menyampaikan kepada masyarakat agar dapat memberikan pemahaman tentang Covid-19 serta terus mensosialisaikan betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan pada setiap kesempatan demi mencegah penularan Covid-19.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.