Terkini, Makassar — Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menggelar International Guest Lecture and Vocational Workshop 2026 dengan menghadirkan akademisi dan praktisi internasional sebagai upaya memperkuat kolaborasi global dan mendorong inovasi di sektor akuakultur.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Gedung Pertemuan Ilmiah Fakultas Vokasi, Kamis 16 April 2026 ini diikuti ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan instansi di Indonesia.
Peserta yang terdiri dari mahasiswa dan perwakilan berbagai institusi menunjukkan antusiasme tinggi, khususnya dalam sesi diskusi mengenai inovasi teknologi akuakultur, pengelolaan sumber daya perikanan, hingga transformasi digital.
Acara tersebut merupakan kolaborasi antara Program Studi Budidaya Laut dan Pantai (BDLP) serta Program Studi Teknologi Akuakultur dan Pascapanen Perikanan (TAPPP), dengan menghadirkan narasumber dari Dalian Ocean University, Asosiasi Pemimpin Digital Indonesia, Universitas Pattimura, dan Universitas Hasanuddin.

Sebagai pembicara utama, Zheng Peng menekankan pentingnya penerapan sistem manajemen terstandar dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan akuakultur.
- PT Vale Gandeng Sekolah dan Pemerintah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Pertumbuhan Simpanan dan Kredit Tetap Tinggi, LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan
- BAMUSI Sulsel Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Peringati Haul Bung Karno dan Hari Asyura
- Tim Banteng Sulsel Matangkan Persiapan Menuju Liga Soekarno Cup 2026
- Diskominfo-SP Gowa Perkuat Peran Sahabat LAPOR! untuk Tingkatkan Kualitas Penanganan Aduan Masyarakat
“Penerapan sistem manajemen yang terstandar menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan,” ujarnya.
Bahas Teknologi hingga Sumber Daya Akuakultur
Sejumlah pembicara turut memperkaya diskusi lintas bidang.
Li Bingyu membahas pemanfaatan mikroba laut dalam akuakultur, sementara He Xin mengulas teknologi peringatan dini dan sistem prediksi dalam budidaya kerang.
Di sisi lain, Grace Heny Mardjianto menyoroti pentingnya penguatan talenta digital di era kecerdasan buatan.
Sementara itu, Endang Jamal memaparkan dinamika kualitas air dan pertumbuhan rumput laut, serta Dian Novita Sari mengulas pemanfaatan transcriptomics untuk pengembangan nutrisi ikan.
Dorong Kolaborasi Global Pendidikan Vokasi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
