Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua MUI Anwar Abbas mengkritik pembuat soal tes wawasan kebangsaan (TWK) yang merupakan rangkaian dari ASN KPK.
Anwar menilai dengan banyaknya pertanyaan janggal saat tes tersebut karena salah dari pihak pembuat soal.
Menurut Anwar, pembuat soal TWK tersebut tak memiliki logika dan nalar yang baik.
“Yang buat soal ini tidak punya logika, jadi tidak sehat otaknya, otak orangnya tidak sehat,” kata Anwar, dikutip dari Pojok Satu, Rabu 2 Juni 2021.
Anwar mengatakan bahwa dengan adanya pertanyaan tersebut berakibat fatal karena membuat seseorang tak lulus.
- Abdullah Hehamahua Trending, Netizen Soroti Sederet Pernyataannya: Penuh Halusinasi
- Apresiasi Kinerja Firli Cs di KPK, PDIP: Wawasan Kebangsaan itu Baik Sekali
- Ditanyai Soal TWK Pilih Pancasila atau Al-Quran, Begini Jawaban PDIP
- Eks Jubir Desak KPK Beri Klarifikasi Soal TWK yang Janggal: Sungguh Menyedihkan
- Hehamahua Sentil Pembuat Soal TWK KPK: Waktu Kuliah Gak Lulus Pancasila!
Anwar berpendapat demikian mengingat tes tersebut merupakan tes yang menyangkut nasib para pegawai.
“Karena menghukum orang dan tidak lulus kan orang dengan pertanyaan yang salah. Fatal itu apalagi itu menyangkut nasib hidup orang banyak,” lanjutnya.
Di lain kesempatan, Anwar menyebut bahwa pegawai KPK sudah seharusnya intoleran, radikal dan keras.
Hal itu dikatakannya mengingat bahwa pegawai KPK harus menangani para koruptor.
“Menurut saya, sebagai ASN mereka memang seharusnya bersikap intoleran terhadap sikap dan tindak korupsi yang dilakukan para koruptor,” tutur Anwar.
“Mereka juga memang harus bersikap keras dan radikal menghadapi orang-orang yang telah merusak bangsa dan negaranya,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
