Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas menanggapi soal desakan sejumlah pihak yang meminta agar Majelis Ulama Indonesia dibubarkan. Menurutnya, jika hal itu terjadi maka negara Republik Indonesia juga harus bubar.
Anwar Abbas melontarkan hal itu menanggapi isu soal wacana pembubaran MUI usai seorang anggota Komisi Fatwa MUI yakni Ustaz Ahmad Zain An Najah ditangkap Densus 88.
Ia pun mengatakan, soal alasan mengapa sejumlah pihak ingin MUI bubar kemungkinan buntut dari anggota MUI yang diduga terlibat dalam organisasi Jemaah Islamiyah (JI).
Jika hal itu menjadi dasar alasan bahwa MUI harusnya dibubarkan, maka Anwar Abbas juga meminta negara Republik Indonesia ini juga bubar.
“Seandainya atas dasar itu mereka minta MUI dibubarkan, maka saya meminta supaya Republik Indonesia dibubarkan. Atas dasar apa? Karena JI adalah rakyat Indonesia juga,” ujar Anwar Abbas, dikutip dari Bisnis dari Realita TV, Kamis 18 November 2021.
- Digugat Rp 1 Triliun, Anwar Abbas Justru Sedih Panji Gumilang Jadi Tersangka
- Panji Gumilang Gugat Anwar Abbas ke Pengadilan, Buntut Pernyataan Komunis
- Anwar Abbas: Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat Mengaku Nabi
- Menohok! Dedek Prayudi ke Anwar Abbas: Yang Kita Tidak Butuh Itu Pemuka Agama Bermental Politikus
- Soal Pernyataan Ma'ruf Amin, Anwar Abbas: MUI Harus Ingatkan Umat Memilih Capres Cawapres Terbaik
Selain itu, Anwar juga menyinggung soal realitas sistem di Indonesia yang sudah jauh dari Pancasila. Misalnya sistem ekonomi.
Menurutnya, ada ketua umum Parpol yang terang-terangan menganggap sistem ekonomi Indonesia sudah tak lagi berbasis Pancasila melainkan beralih ke liberalisme.
Lantaran anggapan itulah, Anwar Abbas menilai sah-sah saja secara logika dirinya meminta negara Republik Indonesia ikut bubar.
Apalagi, menurut Anwar Abbas, jika MUI juga benar-benar dibubarkan. Kendati demikian, ia mengaku tak setuju jika negara Republik Indonesia bubar.
“Pertanyaannya, mau gak Anwar Abbas negeri ini dibubarkan? Ya gak mau dong saya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
