Konten Videonya Banyak Disukai, YouTuber Turah Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

YouTuber Turah tersandung kasus pelecehan seksual. (Foto: Intipseleb)

Terkini.id, Jakarta – Netizen di media sosial kini tengah dihebohkan dengan sosok YouTuber bernama Turah Parthayana yang diduga tersandung kasus pelecehan seksual.

YouTuber asal Bali tersebut diketahui tengah mengenyam pendidikan di Rusia.

Ia pun menjadi sorotan warganet lantaran beredar kabat bahwa dirinya melakulan pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Rusia.

Diketahui, saat ini YouTuber Turah telah memiliki total 1,16 juta subscriber di akun YouTube miliknya.

Selama aktif sebagai YouTuber, ia banyak mengabadikan kehidupan pribadinya ketika menuntut ilmu di Rusia.

Menarik untuk Anda:

Konten video yang diunggah YouTuber muda ini juga banyak disukai.

Dalam berbagai videonya, ia banyak menampilkan gadis-gadis cantik Rusia yang merupakan teman-teman dari Turah, sebagai bintang tamu di konten videonya.

Salah satu konten video YouTuber Turah berjudul “The Life of Russian in Apartement” telah ditonton sebanyak 6,5 juta kali.

Sementara videonya yang lain yakni berjudul “Cuaca Dingin Ekstrem di Tomsk, Rusia : -37°C” telah ditonton 5,8 juta kali.

Terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpanya, manajer Turah, Jehian Panagian Sijabat, telah menjelaskan masalah pelecehan seksual tersebut.

Jehian mengatakan bahwa Turah tidak menyangkal telah melakukan pelecehan seksual tersebut.

“Pada November 2019, Turah Parthayana tidak menyangkal pengakuan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya,” ujar Jehian seperti dikutip dari akun Twitter miliknya, Kamis, 6 Agustus 2020.

Lantaran hal itu, kata Jehian, YouTuber Turah mundur dari keanggotaan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Rusia.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kepala Ditebas Warga, Anggota Dewan di Sulsel Alami Pendarahan Parah

Akademisi Kedokteran Unpad Beberkan Penyebab Covid-19 Mudah Menyebar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar