Terkini, Selayar – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, kembali menunjukkan perkembangan positif.
Pada hari kelima pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua korban dalam kondisi selamat di Pulau Balaloho.
Kedua korban yang ditemukan masing-masing adalah Nurmiati (46) dan Jasmal (24). Mereka ditemukan dalam kondisi selamat setelah terdampar di Pulau Balaloho oleh kapal nelayan KM Bari Baria 05.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, kedua korban dibawa menggunakan KRI Marlin 877 menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan penanganan lebih lanjut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penemuan tersebut menjadi hasil dari upaya pencarian intensif yang dilakukan seluruh unsur SAR gabungan sejak insiden terjadi.
- Rekor Head to Head Argentina vs Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026
- Setelah Keluarga Besar Husniah, Kini Giliran Majelis Pemangku Adat Kerajaan Gowa Dukung Pansus Hak Angket
- KONI Makassar Bantah Tuduhan LSM Soal Dana Hibah, Auditor Siap Tempuh Jalur Hukum
- Isu Dugaan Perselingkuhan Bupati Gowa Makin Meluas, Jadi Sorotan Akun Viral dan Media Nasional
- Terpilih Pimpin PSTI Makassar, Ali Gauli Arief Siap Cetak Atlet Takraw Berprestasi
“Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan dua korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan oleh KM Bari Baria 05 dan saat ini bersama KRI Marlin 877 sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan alut yang terlibat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujar Andi Sultan.
Dengan ditemukannya dua korban tersebut, jumlah korban selamat dalam kecelakaan laut KM Nurul Salsa kini bertambah menjadi 59 orang. Sementara itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 18 korban lainnya masih dalam pencarian.
Operasi SAR hari kelima masih terus berlangsung dengan mengerahkan seluruh potensi SAR gabungan. Pencarian dilakukan pada area seluas 1.305 nautical mile persegi (nm²) yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian untuk memaksimalkan penyisiran.
Sejumlah armada dikerahkan dalam operasi tersebut, di antaranya KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, dan KRI Hiu 634. Pencarian juga didukung personel TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, serta kapal-kapal nelayan yang ikut membantu menyisir perairan sekitar lokasi kejadian.
Basarnas Makassar menegaskan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Meski pencarian menghadapi tantangan berupa gelombang laut setinggi 2 hingga 3 meter, seluruh personel SAR tetap berupaya maksimal dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
