Terkini.id, Jeneponto – Imran (18), seorang pemuda yang tenggelam saat belajar berenang di sungai Panaikang Sarroanging Desa Sapanang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat 10 April 2020.
Mayat Imran ditemukan oleh tim SAR Gabungan yang dibantu oleh masyarakat sekitar jam 09:05 Wita di Sungai Panaikang Dusun Sarroanging, Desa Sapanang.
“Tim SAR gabungan menemukan mayat Imran sekitar 200 meter dari tempat tenggelam,” kata Koordinator Basarnas Bantaeng, Arman.
Menurutnya, jenazah langsung dibawa ke Kampung Sulurang, Kelurahan Tonrokassi,K Tamalatea.
“Jasad korban langsung dievakuasi menuju rumah keluarga untuk diserahkan, kampung kelahiran ibunya di Sulurang Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea Jeneponto,” katanya.
- Wakili Gubernur, Kepala Dinas Sosial Sulsel Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Makassar
- Gerak Cepat, Putri Dakka Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
- NasDem Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir di Kabupaten Luwu
- Kunjungi Korban Longsor Bastem Luwu, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Santunan
- Pasca Tragedi Lift Maut, Hotman Paris Tawarkan Diri Jadi Kuasa Hukum Korban
Dimana, Kamis, 9 April 2029, Almarhum Imran bersama adeknya Irfan (16) belajar berenang dengan ditemani bapaknya Amir (40).
Mereka bertiga tenggelam, namun bapak dan adek Imran berhasil diselamatkan oleh warga Desa Sapanang yang melihat mereka tenggelam.
Sekarang, jenazah Imran disemayamkan di kampung Sulurang Kelurahan Tonrokassi Kecamatan Tamalatea yang merupakan kampung kelahiran ibunya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
