Kotak Amal Disebut Danai Terorisme, Nicho Silalahi: Teroris Sebenarnya Sedang Nikmati Bansos dan Bisnis PCR

Kotak Amal Disebut Danai Terorisme, Nicho Silalahi: Teroris Sebenarnya Sedang Nikmati Bansos dan Bisnis PCR

R
Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Nicho Silalahi kembali mengeluarkan kritikan tajam kepada pemerintah.

Kali ini, ia menanggapi pemberitaan terkait adanya Densus 88 yang menyita ratusan kotak amal di Lampung karena dinilai telah mendanai aksi terorisme.

Namun, Nicho Silalahi justru mengatakan bahwa itu bukanlah teroris yang sebenarnya.

Kata Nicho Silalahi, teroris yang sebenarnya adalah mereka yang sibuk memakan dana bantuan sosial (bansos) dan berbisnis masalah tes PCR.

“Cuma teroris Indonesia katanya demen (suka-red) kotak amal,” ujar Nicho Silalahi dilansir Seputartangsel, Senin, 8 November 2021.

Baca Juga

“Padahal teroris sebenarnya sedang menikmati dana bansos dan penjualan PCR, serta antigen,” sambung Nicho Silalahi.

Sosok aktivis tersebut lantas mengatakan, mau sampai kapan masyarakat Indonesia selalu disajikan oleh drama kepalsuan dan hanya tinggal diam.

“Apa rakyat Indonesia terlalu sabar atau tololnya luar biasa sehingga diam?” ungkap Nicho Silalahi.

Sontak saja cuitan aktivis itu dikomentari oleh beragam netizen.

“Aku juga heran, nggak ada yang berani bergerak melihat semua kehancuran ini.. Innalillahi,” ujar @SDiah****.

Mereka terlihat membenarkan bahwa dana bansos banyak pencurinya.

Tidak hanya yang sudah ditangkap dan diberi hukuman. Terbukti, dana masih disunat sana-sini. Begitu pula dengan pembayaran tes PCR dan antigen.

“Dana bansos memang banyak pencurinya.. Kasihan rakyat yang berhak menerimanya, malah disunat terus-terusan,” ujar @samfaq***.

Kotak amalnya disita, uangnya untuk teroris. Dana bansos yang menikmati teroris. PCR dan antigen untungnya trilunan, teroris. Tapi yang dituduh teroris FPI,” ujar @Zahz***.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.