Terkini.id, Jakarta – Yusuf Muhammad, pegiat media sosial menyoroti soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang enggan menyebutkan nama tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.
Yusuf menilai bahwa KPK seperti bermain ‘petak-umpet’ dalam kasus korupsi yang diduga terkait dengan Program Rumah DP Nol Rupiah ini.
Seperti diketahui, program tersebut merupakan usungan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Beberapa pihak sebelumnya telah mendesak agar KPK memeriksa Anies.
Yusuf lantas bertanya apakah sikap tidak transparan KPK ini disebabkan oleh dugaan bahwa ‘Gabener’ terlibat dalam kasus tersebut.
Ia bertanya-tanya kapan KPK akan mengadakan konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi yang disebut merugikan keuangan negara hingga Rp 100 miliar ini.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
“Hahaha @KPK_RI di kasus ini kayak main petak-umpet. Kenapa? Apa karena diduga melibatkan nama gabener seiman? Kapan konpers kasus ini?”cuit @yusuf_dumdum pada Rabu, 7 Maret 2021.

Sebelumnya, KPK mengakui telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan tersebut.
Deputi Penindakan KPK, Karyoto menyebutkan bahwa salah satu tersangka yang ditetapkan yakni Direktur Utama nonaktif Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles.
Sebagai catatan, nama Yoory Corneles memang telah bocor ke publik sebelum KPK mengumumkannya sebagai tersangka.
“Yang sudah ditetapkan ada tiga ya, Yoory,” kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 6 April 2021, dilansir dari Jawa Pos.
Namun, Karyoto enggan membeberkan identitas dua tersangka lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Saya bocorin sedikit saja, memang sudah bocor dari kemarin kan gitu,” ujar Karyoto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
