KPP Dukung Menteri BUMN Rombak Total Sejumlah Direksi dan Komisaris

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Sidrap, Jumat 21 Oktober 2016. Rini berkunjung ke PT Buls, perusahaan peternakan sapi milik BUMN di Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap. / Arsyad

Terkini.id,Jakarta – Komite Pedagang Pasar (KPP) organ relawan militan Jokowi Ma’ruf Amin, mendukung rencana, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang akan merombak jajaran beberapa direksi dan komisaris BUMN.

“Kami mendukung penuh langkah Bu Rini bukan saja merombak beberapa BUMN, tapi kami berharap rombak total seluruh jajaran direksi dan komisaris BUMN, dengan harapan maju pesat BUMN dan bisa bermanfaat untuk masyarakat dan paling utama bangsa Indonesia, harus dipilih orang orang yg loyalitasnya tinggi dan mempunyai kemampuan,” kata Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad, beberapa waktu lalu.

Rosyid menjelaskan dalam penunjukan direksi dan komisaris, Menteri BUMN harus memilih orang orang yg mempunyai kapasitas, loyal, militan, sesuai bidangnya dan kapabilitas yang bertanggung jawab membesarkan BUMN dan bermanfaat untuk Indonesia.

“Jangan salah pilih direksi dan komisaris seluruh perusahaan dan anak perusahaan BUMN, jika salah memilih kami bersama relawan Jokowi Ma’ruf akan bergerak meminta pertanggung jawaban dan menuntut mundur menteri BUMN beserta jajarannya,” tegasnya.

Sebelumnya Kementerian BUMN membenarkan rencana diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di sejumlah perusahaan milik negara dalam waktu dekat ini. Hal yang sama akan dilakukan untuk sejumlah perusahaan terbuka yang sahamnya dimiliki negara.

Menarik untuk Anda:

“Rencananya untuk mengevaluasi kinerja semester I,” ujar Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurna.

Dia mengatakan, beberapa BUMN terbuka atau publik juga diminta laporannya untuk evaluasi kinerja selama semester pertama.

“Tentu sesuai ketentuan harus melalui RUPSLB,” jelasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Nadiem Makarim: 100 Persen Dana BOS Bisa Dipakai untuk Beli Kuota

Guru Ini Terdiam Lihat Muridnya Pakai Masker Bekas yang Usang, Talinya Dijahit

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar