Terkini.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang.
Salah satu lokasi strategis sosialisasi yaitu di Pasar Terong Makassar yang telah dilakukan pada Sabtu 9 Februari 2019.
Komisioner KPU Makassar, Endang Sari mengungkapkan alasan pihaknya melakukan sosialisasi dan pendidikan politik di Pasar Terong, menyikapi temuan dan hasil pemetaan di mana tingkat partisipasi pemilih di wilayah tersebut rendah. Hanya mencapai 58,03 persen.
“Hasil pemetaan per kelurahan, partisipasi pemilih pada pemilu sebelumnya, di Kelurahan Tompo Balang ini area Pasar Terong angka partisipasi pemilih rendah. Kurang kesadaran pedagang menggunakan hak pilihnya,” ucap Endang Sari, Minggu 10 Februari 2019.
Menurutnya, pedagang yang tinggal di sekitar Pasar Terong masih belum memiliki kesadaran menggunakan hak pilihnya.
- KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
- Partisipasi Pilkada Makassar: Target Ambisius, Realita yang Masih Jauh
- Makassar Tetapkan Pemimpin Baru: Pasangan "MULIA" Pimpin Kota Selama Lima Tahun ke Depan
- Kendala Rekapitulasi Suara di Makassar: 5.000 Surat Suara Tidak Sah Dipertanyakan
- Warga Makassar Tak Dapat Undangan Mencoblos di TPS, Cukup Tunjukkan e-KTP
“Lebih banyak pedagang memilih berjualan saat hari pemilu. Padahal TPS sudah ada terbentuk di dekat tempat berdagang. Inilah yang mau lebih ditingkatkan partisipasi mereka,” tandasnya.
Selain melakukan sosialisasi di Pasar Terong, dilanjutkan sosialisasi di Pura Giri Natha Minggu (10/2). Dan direncanakan akan kembali melakukan hal serupa di SMAN 9 Makassar, Senin 11 Februari 2019.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
