Terlalu Lama Antri di TPS, Warga Marah dan Ancam Golput

TPS 74 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Makassar

Terkini.id, Makassar – Warga Perumahan Pemda Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar mulai mengeluh. Sejumlah warga mengaku petugas KPPS di TPS 74 tidak tertib dalam mengelola antrian.

Warga kesal karena sudah datang lebih pagi dan menyetor surat undangan, tapi yang dipanggil warga yang belakangan datang. Mereka mengaku sudah menunggu lebih 2 jam.

“Saya sudah datang sejak jam 8 pagi, tapi sampai sekarang (10.15) belum dipanggil,” keluh Syamsuddin kepada Makassar Terkini, Rabu 17 April 2018.

Kesal dengan cara petugas KPPS, Syamsuddin bersama sejumlah warga pun mengeluarkan kekesalannya dengan meneriaki petugas. Cekcok mulut antara warga dan petugas KPPS pun tidak terhindarkan. Petugas ketertiban bersama petugas pengawas pemilu pun terlihat ikut terpancing emosi.

Keributan bisa diredam setelah petugas KPPS menyampaikan permohonan maaf.

“Kami minta maaf. Karena Pemilu kali ini sangat berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Sekarang banyak sekali kertas suara yang mau dicoblos,” kata petugas lewat pelantang suara.

Pantau Makassar Terkini, warga kategori lanjut usia (Lansia), ibu hamil, dan penyandang disabilitas juga tidak diberikan antrian khusus. Sehingga harus tetap antri berlama-lama.

“Kalau masih lama mending saya golput,” ungkap salah satu warga.

Sampai pukul 11.00 jumlah warga yang datang ke TPS semakin banyak. Beberapa warga terpaksa berdiri dan berteduh di bawah pohon. Jauh dari lokasi TPS. Menunggu nama mereka dipanggil.

“Ini baru pemilih yang mendapat surat undangan. Kalau yang memakai KTP sudah datang, tambah lama antreannya,” ungkap Syamsuddin.

Dia mengatakan, untuk menggunakan hak suara di dalam bilik butuh waktu yang cukup lama. Mulai dari membuka surat suara, mencari, mencoblos, dan melipat kembali kertas suara.

“Butuh waktu lebih dari 5 menit,” ungkapnya.

Komentar

Rekomendasi

Lagi Viral Video ASN yang Dinilai Melanggar Netralitas, Ini Penjelasan Diskominfo

Virus Corona Membunuh, Warga Soppeng Tetap Hidup Rukun dengan Jutaan Kelelawar

Soal Polemik Sampah Menumpuk di TPA Tamangapa, Masyarakat Menuntut

Siagakan 47 Puskesmas, Cara Pemkot Makassar Cegas Virus Corona

Tak Ada Penghapusan Honorer, Justru Pengalihan Status Pegawai

Jelang Pilwali Makassar 2020, None-Fauzan Mencuat

Hanya Eselon Ini yang Bisa Parkir di Ruang Lingkup Balai Kota Makassar

Didampingi IAS, Deng Ical Silaturahmi Bersama Ribuan Tim Ucok Community

Partai NasDem Dihujat Netizen Karena Foto Ini

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar