Terkini.id, Makassar – Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar mulai menyortir surat suara untuk pemilihan Wali Kota Makassar.
Ketua KPU Makassar Farid Wajdi mengatakan proses ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari.
Jumlah surat suara di KPU Makassar 924.171. Adapun 2,5 persen di antaranya merupakan surat suara tambahan atau cadangan.
“Kami melibatkan 150 pekerja dengan target 3 hari rampung,” kata Farid, Senin, 23 November 2020.
Farid menyebut pekerja tersebut tak diperkenankan membawa barang yang membahayakan logistik pemilu. Seperti korek api, benda tajam, dan sejenisnya.
- Yasir Machmud Nahkodai Pengusaha Tani Indonesia, Siap Perkuat Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani
- Rapat Paripurna DPRD Pangkep, Bupati Sampaikan Komitmen Tata Kelola Transparan saat Menjawab Pandangan Fraksi
- Perjuangan 17 Tahun Hj Jamilah Berbuah Hasil, MA Kabulkan PK, PN Jeneponto Eksekusi Lahan 8 Hektar
- PDAM Makassar Pastikan Tagihan Air Pelanggan Mengacu pada Data Stand Meter, Bukan Kenaikan Tarif
- Aliyah Mustika Ilham Paparkan Transformasi Smart City Makassar di Forum ASCN 2026
KPU akan melakukan penggeledahan lebih dulu saat hendak masuk dan keluar ruangan.
Lantaran situasi Covid-19, Farid menjelaskan pelipatan dan sortir surat suara pun mengacu pada protokol Covid-19. Mereka dibuat berjarak agar tidak berkerumun.
“Sebelum masuk ke tempat pelipatan dan sortir, wajib cuci tangan pakai sabun serta memakai masker,” ungkapnya.
Setelah penyortiran selesai, KPU Makassar akan melakukan proses distribusi ke masing-masing TPS di Makassar.
Distribusi logistik pilkada dijadwalkan rampung sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
