Terkini.id, Makassar – Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar mulai menyortir surat suara untuk pemilihan Wali Kota Makassar.
Ketua KPU Makassar Farid Wajdi mengatakan proses ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari.
Jumlah surat suara di KPU Makassar 924.171. Adapun 2,5 persen di antaranya merupakan surat suara tambahan atau cadangan.
“Kami melibatkan 150 pekerja dengan target 3 hari rampung,” kata Farid, Senin, 23 November 2020.
Farid menyebut pekerja tersebut tak diperkenankan membawa barang yang membahayakan logistik pemilu. Seperti korek api, benda tajam, dan sejenisnya.
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
- Yayasan AHM Berikan Penghargaan kepada Tiga Bengkel Binaan Berprestasi
- Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3
- New Honda BeAT Tampil Lebih Ekspresif dengan Warna dan Striping Baru
- Hyundai Urip Sumoharjo Hadirkan Promo Menarik New CRETA hingga Akhir Juni, Cashback dan Bunga 0 Persen
KPU akan melakukan penggeledahan lebih dulu saat hendak masuk dan keluar ruangan.
Lantaran situasi Covid-19, Farid menjelaskan pelipatan dan sortir surat suara pun mengacu pada protokol Covid-19. Mereka dibuat berjarak agar tidak berkerumun.
“Sebelum masuk ke tempat pelipatan dan sortir, wajib cuci tangan pakai sabun serta memakai masker,” ungkapnya.
Setelah penyortiran selesai, KPU Makassar akan melakukan proses distribusi ke masing-masing TPS di Makassar.
Distribusi logistik pilkada dijadwalkan rampung sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
