Terkini.id, Makassar – Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar mulai menyortir surat suara untuk pemilihan Wali Kota Makassar.
Ketua KPU Makassar Farid Wajdi mengatakan proses ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari.
Jumlah surat suara di KPU Makassar 924.171. Adapun 2,5 persen di antaranya merupakan surat suara tambahan atau cadangan.
“Kami melibatkan 150 pekerja dengan target 3 hari rampung,” kata Farid, Senin, 23 November 2020.
Farid menyebut pekerja tersebut tak diperkenankan membawa barang yang membahayakan logistik pemilu. Seperti korek api, benda tajam, dan sejenisnya.
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
KPU akan melakukan penggeledahan lebih dulu saat hendak masuk dan keluar ruangan.
Lantaran situasi Covid-19, Farid menjelaskan pelipatan dan sortir surat suara pun mengacu pada protokol Covid-19. Mereka dibuat berjarak agar tidak berkerumun.
“Sebelum masuk ke tempat pelipatan dan sortir, wajib cuci tangan pakai sabun serta memakai masker,” ungkapnya.
Setelah penyortiran selesai, KPU Makassar akan melakukan proses distribusi ke masing-masing TPS di Makassar.
Distribusi logistik pilkada dijadwalkan rampung sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
