Terkini.id, Makassar – Dalam waktu dekat tim Detektor Covid-19 bakal melakukan pelacakan dari rumah ke rumah. Sebanyak 16 ribu tim Detektor Covid-19 bakal melakukan pengecekan tahap awal.
Penanganan pandemi Covid-19 di Makassar dilakukan secara serentak. Sebab, virus Covid-19 mampu berpindah dengan cepat.
“Kita tinggal tunggu jaketnya hazmatnya. Begitu tiba langsung kita jalan, tapi sebelum itu kita upacara dulu,” kata Wali Kota Makasssar Moh Ramdhan Pomanto, Jumat, 14 Mei 2021.
Danny mengatakan telah memesan 16 ribu jaket hazmat pelindung Detektor Covid-19. Ia mengatakan seluruh persiapan dan konsep telah rampung.
Danny menyebutkan, pada tahap pertama tim Detektor Covid-19 bakal turun tanpa GeNose. Hal itu, kata Danny, hanya untuk melakukan screening awal.
- Menteri Kesehatan RI: Campak Jauh Lebih Menular Daripada COVID-19
- Waspada Lonjakan Kasus COVID-19, Kemenkes Instruksikan Pemda dan Faskes Siap Siaga
- Waspadai Covid-19, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Meningkat
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Sejumlah Negara Perketat Pintu Masuk Untuk Turis Dari China
“Ada dua kali screening awal, misalnya ditanya apa penyakit’ta penyakit gula, berapa lama penyakit gula atau penyakit ginjal? Itu akan diobservasi dulu,” tutur Danny.
Setelah itu, kata Danny, pihaknya akan mengaktifkan masing-masing QR Code. Hal itu untuk mendeteksi dan memantau aktivitas masyarakat.
“Minggu depannya turun lagi pemeriksaan, turun berikutnya itu memastikan orang yang terpapar dari GeNose akan dilanjutkan dengan antigen,” kata Danny.
Selain jaket hazmat, Pemerintah Kota Makasssar juga tengah menunggu kedatangan GeNose. Danny mengatakan sudah melakukan pemesanan.
“Kalau GeNose itu tiba kita traning dulu karena GeNose harus ada kontainernya. Selesai kontainer baru GeNose bisa jalan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
