Terkini, Makassar – Layanan dua koridor Bus Trans Mamminasata, atau yang lebih dikenal sebagai Teman Bus, resmi terhenti sejak 1 Januari 2025. Keputusan ini menyoroti persoalan mendasar dalam pengelolaan transportasi massal di Sulawesi Selatan: ketergantungan pada subsidi pusat yang rapuh.
Penghentian ini membuat Koridor 5 (Kampus Unhas Tamalanrea–Unhas Gowa) menjadi satu-satunya rute yang masih beroperasi. Sementara itu, dua koridor lain tak lagi berfungsi akibat minimnya anggaran operasional.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Erwin Terwo, mengakui bahwa berakhirnya kontrak subsidi dari pusat membuat daerah terpaksa menggendong beban yang terlalu berat.
“Satu koridor itu biayanya bisa sampai Rp14 miliar. Kalau semua diserahkan ke daerah, kita tidak sanggup,” kata Erwin.
Dalam kondisi ini, Koridor 1 (Panakukang Square–Pelabuhan Galesong) disebut-sebut sebagai prioritas untuk dihidupkan kembali. Pilihan ini tidak lepas dari klaim pemerintah bahwa koridor tersebut memiliki tingkat keterisian penumpang (load factor) lebih dari 60 persen. Namun, komitmen ini masih berupa janji di atas kertas.
- Belanja Lebih Hemat Lewat Kallafriends, Promo Merchant Makin Beragam
- Lima Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo Maros, Satu Tewas
- Paskibraka Harus Menjadi Simbol Persatuan, Bukan Ruang Diskriminasi
- Rayakan 40 Tahun Kebersamaan, SMADA 86 Juara Fashion Karnaval TSN II
- Kenaikan Biaya Umrah 2026 Seperti Tsunami: Harga Naik Drastis Jelang Keberangkatan Juli-Agustus
“Kami sedang menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk lelang dan penganggaran. Tapi anggaran yang tersedia baru Rp10 miliar, sedangkan kebutuhan mencapai Rp14 miliar,” ungkap Erwin.
Pemerintah provinsi kini menggantungkan harapan pada kontribusi pemerintah daerah, termasuk Kota Makassar dan Kabupaten Takalar, untuk menutup kekurangan anggaran. Tetapi upaya ini menghadapi tantangan.
Selain soal keterbatasan dana, ada juga risiko konflik dengan moda transportasi lain yang sudah eksis di daerah tersebut.
“Harus dipastikan tidak ada benturan dengan angkutan lain. Ini persoalan yang cukup rumit,” kata Erwin.
Proyek Transportasi Massal yang Setengah Hati
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
