Kritik Tentara Indonesia Soal Papua, Nicho Silalahi: 13 Anggota Terbunuh Malah Dianggap Saudara

Kritik Tentara Indonesia Soal Papua, Nicho Silalahi: 13 Anggota Terbunuh Malah Dianggap Saudara

R
Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Nicho Silalahi menyentil tentara Indonesia yang disebutnya memiliki jiwa korsa yang tinggi tapi ciut melawan KKB Papua dan malah menganggap saudara.

Nicho Silalahi menyinggung hal itu dengan adanya kabar 13 anggota TNI-Polri tewas tertembak teroris alias KKB Papua.

Menurutnya, tentara itu wajib memiliki jiwa korsa yang tinggi, apalagi jika mengetahui satu anggotanya tewas dibunuh musuh.

“Tentara itu wajib memiliki jiwa Korsa, satu anggotanya terbunuh maka nyatakan perang,” ujarnya, dikutip terkini.id, Rabu, 8 Desember 2021.

Ia mengatakan, di negeri yang katanya berdaulat ini, ada anggota TNI-Polri yang tewas tertembak musuh tapi malah musuh dianggap sebagai saudara.

Baca Juga

“Beda jauh di negeri yang katanya berdaulat 13 Anggotanya terbunuh tahun ini malah dianggap saudara para pembunuh,” ujarnya.

Ia pun menyinggung bahwa ada pula seorang berpangkat jenderal melihat baliho kemudian darahnya mendidih, tetapi melihat teroris badannya menggigil.

“Ada Jendral lihat baliho mendidih daranya tapi lihat teroris menggigil badannya,” pungkas Nicho Silalahi.

Sontak, beberapa netizen turut memberikan pandangan di kolom komentar.

“Kalo baliho dibasmi mereka tidak bisa melakukan perlawanan, coba kalo teroris KKB, hanya jendral yang berotak cerdas yang bisa mengalahkan teroris KKB Papua,” ujar @MassaZainuddin.

“Yang dianggap saudara malah nyatakan perang. Ada baliho?” komentar @YossyHendry.

“Sekarang yang punya jiwa korsa itu buzzerRp,” ujar @abah_rey03.

“Tapi kami yakin dalam hati kecil para prajurit sudah geram dan mau melumat teroris itu, tapi apa daya terhalang oleh pimpinan,” tulis lainnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.