Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan 153 pengawas kebersihan dengan nama Pakandatto di Anjungan Pantai Losari.
Pakandatto memiliki arti pasukan penindakan anti kotor. Tujuannya, untuk menciptakan lingkungan yang bersih.
Berbeda dengan petugas kebersihan, Pakandatto langsung berada di bawah kepemimpinan Danny Pomanto. Tim tersebut sekaligus untuk menyempurnakan managemen persampahan Pemerintah Kota Makassar.
Dia menegaskan Pakandatto bertugas mengawasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarang tempat.
Berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah disebutkan ada beberapa tempat yang dilarang untuk membuang sampah.
Seperti, sungai, parit, saluran irigasi, drainase, taman kota, tempat terbuka, fasilitas umum dan jalan.
“Pasukan ini kerjanya untuk mengawasi kualitas pembuangan sampah seperti aturan yang ada. Kalau ada yang membuang sampah (sembarang tempat) tegakkan Perda. Tegur dulu,” kata Danny Pomanto, Rabu, 19 Oktober 2022.
Sesuai dengan namanya, kata Danny, Pakandatto bermakna teguran. Untuk itu ia mengimbau seluruh pasukan agar terlebih dulu memberikan teguran jika ada warga yang kedapatan melanggar.
“Pakandatto itu teguran, teguran yang lebih keras. Jangan melanggar,” tegasnya.
“Kalau ada warga (penghuni rumah) yang buang sampah bukan pada waktunya, kita tegur dulu. Kuncinya komunikasi baik,” sambung Danny.
Ia menegaskan hasil laporan dari Pakandatto akan langsung diterima oleh Wali Kota Danny Pomanto lewat aplikasi.
“Laporan itu akan masuk ke saya lewat aplikasi, foto kasih aplikasi ambil google mapnya, kasih ke saya kemudian nanti disampaikan ke camat,” ucap Danny.
Camat Ujung Tanah Chaidar Ibrahim merespons baik pembentukan Pakandatto. Menurutnya, ini untuk kepentingan masyarakat.
“Khusus di Ujung Tanah itu kita ada sembilan personel Pakandatto,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
