Kwik Kian Gie: Anak Jokowi Pura-pura Jual Martabak Tapi Punya Proyek Besar

Gibran
Dua putra Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. (Foto: Istimewa)

Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri era Presiden Era Megawati Soekarnoputri, Kwik Kian Gie, menyinggung anak Presiden Jokowi yang juga punya proyek besar.

Pernyataan itu dia sampaikan saat mengapresiasi film dokumenter Sexy Killers yang diproduksi oleh Watchdoc.

Kwik Kian Gie pun menyindir anak-anak Presiden Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep yang dianggapnya memiliki perusahaan besar di balik usaha jajanan pasar mereka.

Hal itu disampaikan oleh Kwik Kian Gie melalui akun Twitter miliknya @kwikkiangie_.

Menurut Kwik, film dokumenter Sexy Killers telah membuka mata publik mengenai siapa sosok anak-anak Jokowi di balik tampilan sederhana yang berjualan martabak dan pisang.

“Kehebatan Sexy Killers mampu membuka mata publik dari beragam pencitraan para pemegang proyek besar, yang pura-pura jadi tukang martabak, jualan jajanan pinggiran padahal pemilik perusahaan-perusahaan raksasa bareng para reptile,” kata Kwik Kian Gie seperti dikutip terkini.id, Kamis 25 April 2019.

Seperti diketahui, dalam film Sexy Killers disebutkan bahwa Jokowi punya sebuah perusahaan bernama PT Rakabu Sejahtera yang didirikan pada 2009 dengan modal Rp 31 miliar.

Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang konstruksi, pembebasan lahan, real estate, properti, pengerjaan beton, instalasi mesin, dan jaringan telekomunikasi.

Bukan cuma itu, perusahaan tersebut juga bergerak dalam bidang multimedia, reklame dan periklanan, pengembangan wilayah transmigrasi, mebel dan furnitur, pengolahan kayu, pengangkutan dan kebutuhan rumah tangga.

Semula, perusahaan tersebut dipegang oleh Gibran Rakabuming. Akan tetapi, kini posisi komisaris telah dilimpahkan kepada adiknya, Kaesang Pangarep.

Perusahaan yang kini dikelola oleh Kaesang Pangarep itu sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan lewat perusahaan tambang PT Toba Sejahtra miliknya.

Kedua anak Jokowi itu saat ini memang telihat populer dengan usaha yang mereka rintis. Gibran Rakabuming memiliki usaha kedai martabak yang diberi nama Markobar.

Sementara Kaesang Pangarep juga sedang merintis usaha olahan pisang yang diberi nama Sang Pisang.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Tanda-tanda Resesi

17 Agustus tahun ini.Tiga hari sebelumnya.Jam 6 pagi waktu New York.Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari yield bond
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN