Terkini.id, Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta semua pihak termasuk Menteri di kabinet kerja Presiden Joko Widodo untuk tidak lagi menyuarakan soal tiga periode.
La Nyalla menegaskan bahwa Presiden sudah memberikan pernyataan terkait penolakannya terhadap perpanjangan masa jabatan presiden dan juga tunda pemilu 2024. Dia mengatakan semua Menteri harus menaati apa yang telah disampaikan oleh Jokowi.
Pernyataan La Nyalla ini disampikan sebagai bentuk penyikapan atas sikap tegas Jokowi yang meminta seluruh jajaran pemerintahan tidak lagi membahas soal tiga periode dan wacana tunda pemilu.
“Presiden sudah mengeluarkan sikap dan instruksi terkait masalah penundaan pemilu dan jabatan presiden tiga periode. Seluruh Menteri harus taat terhadap hal itu’, kata La Nyalla, dikutip dari laman JPNN, Kamis 7 April 2022.
Senator dari Jawa Timur itu juga meminta para Menteri untuk menaati instruksi yang telah diberikan oleh Presiden Jokowi. Menurutnya, perintah Jokowi soal berhenti membuat gaduh harus ditaati.
- Wacana 3 Periode Jokowi, Robertus Robet: Itu Lebih Buruk dari Masa Orde Baru
- Ubedillah Badrun Senggol Zulkifli Hasan: Pendukung Tiga Periode Kok Jadi Menteri, Ini Bahaya
- Projo Pesimis Jokowi 3 Periode Terwujud, Kini Pangkas Jadi 2,5 Periode: ini Lebih Masuk Akal
- Tuding Keras Jokowi, Netizen: Dia yang Sebarkan Kaos Tiga Periode
- Wiranto Sarankan Mahasiswa Untuk Bicara di Ruangan Adem Ketimbang Demonstrasi, Warganet: Ide Bagus, Biar Diberi Amplop Tutup Mulut
Selain itu, Mantan ketua PSSI ini juga berpendapat bahwa Jokowi memperlihatkan ketaatannya terhadap konstitusi dengan menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.
Menurutnya, banyak permasalahan di negeri ini yang perlu di perhatikan ketimbang terus menggaukan tiga periode dan tunda pemilu yang dampaknya akan membuat kekacauan di negeri ini.
Dia juga menyampaikan bahwa saat ini masyarakat masih menghadapi kesulitan ekonomi dan semakin tertekan dengan kenaikan beberapa harga kebutuhan seperti, minyak goreng, BBM dan PPN.
“Saat seperti ini pemerintah seharusnya memberi solusi, bukan malah menambah beban pikiran masyarakat dengan masalah penundaan pemilu”, katanya.
Dia kemudian meminta para Menteri untuk memeprlihatkan empatinya kepada msayarakat ditengah banyaknya polemik yang muncul.
Jangan ada lagi yang menyuarakan masalah penundaan pemilu atau jabatan tiga periode.
“Para Menteri lebih baik fokus bekerja memulihkan ekonomu yang sedang tidak baik”, sambungnya.
Sebelumnya, Jokowi melalui keterangan tertulisnya meminya jajaran Menteri kabinet Indonesia maji beserta kepala lembaga nonkementerian terkait untuk tidak lagi gencar menyuarakan isu penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
