Lagi, Survei Membuktikan Wanita Lebih Pilih Pria Buncit Ketimbang Six Pack

Terkini.id, Jakarta – Hasil penelitian yang kembali dilakukan lagi-lagi membuktikan bahwa umumnya perempuan lebih suka pria berperut buncit dibanding berperut six pack.

Hal ini tentu sangat berbeda dari pendangan yang selama ini dipercaya. Bahwa pria kekar, berotot dan berperut six pack itu disukai wanita.

Sebuah survei menunjukkan hal sebaliknya.

Planet Fitness, perusahaan penyedia klub fitnes baru-baru ini menggelar survei terhadap 2.000 responden wanita di Malaysia dan menemukan fakta yang cukup mengejutkan.

Ada 70 persen wanita yang lebih memilih pria gemuk ketimbang pria berotot.

Menarik untuk Anda:

Hasil studi tersebut juga menunjukkan, wanita menganggap pria terlihat lebih menarik jika mereka memiliki bobot 10 kg lebih berat dari berat badan rata-rata atau ideal. Bahkan 78 persen wanita berpendapat pria yang sedikit lebih gemuk dari standar justru terlihat lebih percaya diri.

Tidak hanya itu, seperti dikutip dari World of Buzz, 80 persen wanita mengaku bangga menikahi pria yang memiliki ‘dad bod’, yakni sebutan untuk tubuh yang sedikit gempal, terlihat sehat namun juga tidak terlalu ramping maupun berotot.

Perut pun tidak harus berotot atau six pack karena yang terpenting adalah fit dan tampak kebapakan.

Selain itu 47 persen wanita juga berpendapat bentuk tubuh ‘dad bod’ nantinya bisa melampaui popularitas six pack yang selama ini justru diidamkan pria. Sehingga muncullah istilah, ‘dad bod is the new six pack’.

Ada alasan ilmiah yang bisa menjelaskan kenapa para wanita kini lebih tertarik pada pria bertubuh gemuk atau gempal ketimbang pria berotot.

Pria gemuk umumnya cenderung lebih suka memakai celana longgar. Hal itu berkaitan dengan kualitas sperma.

Hasil studi Harvard TH Chan School Public Health terhadap 656 pria, responden yang lebih sering memakai celana boxer memiliki konsentrasi sperma 25 persen lebih tinggi ketimbang kelompok yang suka pakai celana dalam ketat.

Saat memakai celana longgar seperti boxer, maka habitat sperma juga lebih baik dan hasilnya, produksi sperma pun lebih berkulitas.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Jika Agama Dihina, UAS: Wajib Kita Marah dan Mengamuk

Puji Kepemimpinan IDP, Aty Kodong: Bupati Lutra Luar Biasa Cerdas dan Merakyat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar