Terkini.id, Makassar – Warga Kelurahan Mamajang menyambut Moh. Ramdhan Pomanto dengan Angngaru saat melakukan kampanye dialogis.
Aru adalah pesan yang hendak disampaikan, sementara pesan yang disampaikan disebut Angngaru.
Aru merupakan salah satu sastra kebudayaan Makassar yang berisi tentang sumpah atau ikrar yang diucapkan abdi kepada raja, raja kepada abdinya, prajurit kepada komandannya, atau masyarakat kepada pemerintah.
Aru adalah syair tua dan merupakan ciri khas masyarakat Makassar yang di dalamnya terdapat prinsip kesungguhan, kerelaan, keihklasan, patriotisme, pantang menyerah, dan pengabdi yang dapat dipercaya serta amanah pada tanggungjawab dalam setiap gubahan syairnya.
Danny Pomanto meminta warga untuk tak terhasut dengan informasi bohong atau hoaks. Ia menilai dalam pemilihan wali kota saat ini banyak hoaks yang beredar dan sangat berbahaya.
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkani Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
- Innalillahi, Putra Mantan Gubernur HZB Palaguna, Mawang Palaguna Meninggal Dunia
- Bupati Andi Utta Apresiasi KM Bulukumba di Rantau yang Konsisten Berkurban untuk Kampung Halaman
- Perjalanan Telkomsel Selama 31 Tahun Menjaga Semangat 'Melayani Sepenuh Hati'
- Kisah Haru Opa Liu, Warga Kelahiran Makassar yang Bangun "Indonesia Kecil" di Tiongkok
“5 detik salah memilih dibilik suara nanti pada 9 Desember 2020, bisa membuat 5 tahun kita menderita. Jadi janganki salah pilih,” ucap pasangan yang mempunyai jargon Adama’ ini.
Pasangan Fatmawati Rusdi ini juga meyampaikan, bahwa dirinya maju untuk masyarakat Makassar bukan menawarkan janji, tetapi bukti dan memberikan solusi bagi masyarakat.
“Danny-Fatma hadir menawarkan program untuk memberikan solusi, karena kita mengerti dan sudah memberikan bukti sebelumnya apa yang diperlukan bagi kemaslahatan masyarakat,” jelas Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
