Lantik 1.073 ASN untuk Kembali ke Posisi Semula, Pj Wali Kota: Ini Sejarah Baru

Lantik 1.073 ASN untuk Kembali ke Posisi Semula, Pj Wali Kota: Ini Sejarah Baru

K
HZ
Kamsah
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb resmi telah melakukan pelantikan pengembalian jabatan sebanyak 1.073 ASN yang berlangsung di Tribun Karebosi, Makassar, Jumat, 26 Juli 2019.

Iqbal mengatakan pelantikan tersebut menjadi sejarah baru bagi Kota Makassar lantaran menjadi pelantikan terbanyak yang pernah terjadi.

“Pelantikan ini didasari berbagai aturan-aturan, pertama, Surat Dalam Negeri No 800/3892/OTDA tanggal 23 juli tentang rekomendasi pencabutan dan pembatalan surat keputusan wali kota tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan pemerintah Kota Makassar yang ditindaklanjuti oleh surat Gubernur Sulsel No 800/3987/ tanggal 24 Juli tentang hal yang sama,” kata dia dalam sambutannya, Jumat, 26 Juli 2019.

Iqbal mengatakan kedua surat itu berdasarkan pada berita acara rapat penyelesaian penggantian pejabat di lingkungan pemerintah Kota Makassar.

Dia mengingatkan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari KASN dan Kemendagri atas ditemukannya masalah prosedur dalam pembinaan karir dan mutasi.

“Sebagaimana sudah diatur dalam UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan juga di dalam Peraturan Pemerintah No 11 tahun 2017 tentang manajeman aturan Aparatur Sipil Negara,” jelasnya.

Sehubungan dengan pembinaan karir ASN, telah diatur dalam UU KASN mengatakan bahwa masalah mutasi dan pengukuhan dan penempatan dalam jabatan itu dilakukan sepanjang memenuhi aturan.

“Seorang kepala daerah tidak memiliki hak prerogatif namun punya otoritas dalam menentukan orang dalam jabatan. Walaupun mempunyai otoritas tetapi mekanisme administrasi tetap mengikuti perundang-undangan yang berlaku,” jelas Iqbal.

Selain itu, Iqbal mengatakan dalam pembinaan karir pegawai negeri seyogyanya memperhatikan secara objektif dqn mengacu tertib administrasi manajemen kepegawaian.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar di kemudian hari preseden ini tidak terjadi lagi. Saya menganggap ini presenden baik karena contoh bagi kita semua bahwa kita akan menuju kebaikan,” ungkapnya.

Tantangan terberat saat ini, menurut Iqbal, dalam menyelesaikan pelbagai permasalahan butuh kelapangan dada. Ia menilai tentu ada yang senang, dan gembira, namun tidak sedikit yang agak kecewa karena penurunan jabatan.

“Tetapi, dalam kaitan dengan pelantikan ramai-ramai ini, tidak ada yang non-job. Saya jamin yang eselon IV yang menjadi pelaksana, yang menjadi staf saat ini dalam tahun ini juga kita usahakan menduduki jabatan. Jadi tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Ia pun membantah bahwa sama sekali tidak ada istilah politik karena kedekatan, karena suka dan tidak suka, atau hal-hal lain.

“Tidak ada masalah-masalah politik bahwa berutang budi dan sebagainya. Jadi semata-mata sesuai aturan,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.