Terkini.id, Makassar – Rektor Unismuh Makassar Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM mengatakan, sebagai pejabat struktural tertinggi, harus mendukung para dosen di Unismuh untuk segera mencapai jabatan fungsional tertinggi yakni profesor, dan mendapatkan pendidikan tertinggi yakni S3.
Hal itu diungkapkannya (yaitu: S3), saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelantikan Dekan FKIK dan tiga Kaprodi di Unismuh Makassar di depan sekitar sembilan puluhan hadirin, Jumat, 14 Juni 2019.
Rektor menyatakan bahwa terkait Pakta Integritas, berat dan banyak sekali hal yang harus dilakukan oleh pejabat yang baru saja dilantik. Keluarga sebaiknya memaklumi kalau jam (kebersamaan, red.) di rumah menjadi berkurang.
“Prestasi mahasiswa perlu menjadi perhatian, terutama IPK dan masa studi. Bekerja haruslah mempersembahkan yang terbaik. Riset dan pengabdian masyarakat harus dijalankan dosen dan mahasiswa,” ujarnya.
Lanjut rektor mengatakan, ada banyak sumber dana eksternal maupun internal. Berbagai sumber pendanaan tersebut sebaiknya dimanfaatkan untuk mendukung Pakta Integritas. Perlu peningkatan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya sarana prasarana.
- Gerhana Total Terangi Ramadan, Unismuh Gelar Salat Khusuf dan Observasi Teleskopik
- Ribuan Mahasiswa Baru Unismuh Makassar Ikuti Orientasi Akademik
- Kado Milad ke-62, Unismuh Makassar Jadi PTS Terbaik di Luar Pulau Jawa
- Unismuh, Satu-satunya PTS Indonesia Timur Masuk Pemeringkatan Internasional THE Impact Rankings 2025
- Unismuh Terima Penghargaan LPTK Penyelenggara PPG Terbaik Nasional dari Kemendikdasmen
“Dalam bidang pembinaan kemahasiswaan, mahasiswa haruslah inovatif, kolaboratif, produktif, cerdas, beretika, berakhlak mulia, memiliki soft skills, dan kemandirian di bidang enterpreneurship,” ujarnya.
“Di bidang Al Islam Kemuhammadiyahan, perlu segera merealisasikan visi dan misi Muhammadiyah. Salah satu indikator nyata adalah masjid tumpah ruah di waktu sholat. Maksudnya, saat waktu sholat tiba, masjid di Unismuh dipenuhi ribuan dosen, mahasiswa, dan civitas akademika Unismuh Makassar. Kapasitas masjid sekitar empat ribu jamaah,” sambungnya.
Indikator keberhasilan pemimpin di Unismuh Makassar
Rektor Unismuh juga menjelaskan beberapa indikator keberhasilan pemimpin di Unismuh Makassar. Pertama, berhasil menciptakan masyarakat madani nan Islami.
“Kedua, kebersinambungan kegiatan Tahsinul Quran. Maksudnya, minimal tiga hari dalam seminggu terdengar lantunan ayat-ayat suci Alquran. Ketiga, tercipta budaya saling menebarkan salam dan mendahului untuk memulai mengucapkan salam. Keempat, menciptakan civitas akademika yang tidak merokok,” lanjutnya.
Hal itu, kata dia, perlu dimulai dari pimpinan, termasuk para dekan.
“Kelima, sampah tidak berserakan. Sampah dapat ditemukan hanya di tempatnya, karena kebersihan sebagian dari iman. Keenam, enterpreneurship. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan sangat berpotensial dalam hal ini. Misalnya mendirikan rumah sakit dan klinik-klinik pengobatan,” tambahnya.
“Di luar negeri, perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran, maka pendapatannya 70-80% berasal dari pengelolaan dana rumah sakit,” pungkasnya.
Citizen Reporter: dr Dito Anurogo MSc (Dosen FKIK Unismuh Makassar)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
